Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hanya 2 Jam dari Pusat Kota Lumajang! Nikmati Fenomena Pelangi di Air Tejun Kabut Pelangi yang Indah

Nur Wachid • Kamis, 9 Oktober 2025 | 20:45 WIB

Air Terjun Kabut Pelangi
Air Terjun Kabut Pelangi

Jawa Pos Radar Lawu - Air Terjun Kabut Pelangi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, adalah salah satu permata tersembunyi dan tempat wisata unik di lereng selatan Gunung Semeru.

Dikenal karena fenomena pelangi yang muncul di antara percikan air terjun, tempat ini menawarkan pengalaman wisata alam yang menakjubkan.

Dengan ketinggian sekitar 100 meter dan dikelilingi tebing hijau yang megah, Air Terjun Kabut Pelangi menghadirkan suasana sejuk, damai, dan eksotis,seolah mengajak pengunjung untuk masuk ke dunia yang penuh keajaiban alam.

Pesona Alam yang Unik dan Menawan

Sesuai dengan namanya, “Kabut Pelangi” menggambarkan dua fenomena alam yang menjadi ciri khas air terjun ini: kabut dan pelangi.

Saat sinar matahari menembus percikan air yang jatuh dari ketinggian, terbentuklah bias warna-warni pelangi yang tampak jelas di udara. Fenomena ini biasanya terjadi antara pukul 09.00 hingga 11.00 pagi, ketika sinar matahari masuk dari arah timur dan memantul ke arah air terjun.

Selain pelanginya yang indah, air terjun ini dikelilingi dinding tebing batu berwarna cokelat tua yang dipenuhi lumut dan tanaman liar.

Vegetasi di sekitarnya begitu rimbun, menghadirkan suasana alami yang masih sangat asri. Debit airnya cukup besar, terutama di musim hujan, sehingga menciptakan suara gemuruh yang menenangkan sekaligus megah.

Lokasi dan Akses Menuju Air Terjun

Air Terjun Kabut Pelangi terletak di Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Lumajang atau sekitar dua jam perjalanan dengan kendaraan pribadi.

Rute yang paling umum ditempuh adalah dari Lumajang menuju arah selatan melewati kawasan Piket Nol, jalur yang terkenal dengan pemandangan lembah dan perbukitan indah.

Setelah tiba di area parkir wisata, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan trekking sejauh 1,5 kilometer. Jalur menuju lokasi cukup menantang karena harus menuruni jalan setapak yang licin dan curam, serta menyebrangi beberapa anak sungai kecil.

Namun, di sepanjang perjalanan, wisatawan disuguhi panorama lembah hijau, suara air, dan udara segar khas pegunungan. Trekking ini menjadi bagian dari petualangan menuju surga tersembunyi di kaki Semeru.

Daya Tarik dan Aktivitas yang Bisa Dilakukan

1.Melihat Fenomena Pelangi Alami

Daya tarik utama tentu adalah munculnya pelangi di antara kabut air terjun. Pemandangan ini jarang bisa ditemukan di air terjun lain, sehingga menjadi momen wajib untuk diabadikan dengan kamera.

2'Menikmati Keindahan Alam dan Ketenteraman

Suasana di sekitar air terjun sangat tenang. Banyak wisatawan duduk di bebatuan besar untuk menikmati semilir angin dan suara gemuruh air yang jatuh dari tebing.

3.Fotografi Alam

Bagi fotografer alam, Air Terjun Kabut Pelangi merupakan surga pencahayaan alami. Sudut pandang dari bawah air terjun memungkinkan hasil foto yang dramatis, terutama ketika pelangi muncul di sela kabut.

4.Petualangan Alam dan Trekking

Perjalanan menuju lokasi air terjun juga menjadi pengalaman seru. Jalur yang menantang, pepohonan tinggi, dan sungai kecil yang jernih memberikan sensasi eksplorasi alam yang lengkap.

Fasilitas dan Pengelolaan Wisata

Meskipun tergolong wisata alam yang masih alami, pengelolaan Air Terjun Kabut Pelangi cukup baik. Di area parkir sudah tersedia warung makanan, toilet, gazebo istirahat, dan lahan parkir yang dikelola warga sekitar.

Namun, di area air terjun utama belum terdapat fasilitas buatan karena pemerintah setempat sengaja mempertahankan keaslian alamnya.

Wisatawan disarankan membawa bekal, air minum, dan perlengkapan pribadi seperti jas hujan atau sandal gunung. Pemandu lokal juga tersedia untuk membantu wisatawan menavigasi jalur trekking dengan aman.

 

Tips Berkunjung

-Datanglah pada pagi hari agar bisa menyaksikan pelangi muncul di antara kabut air.

-Gunakan sepatu trekking atau sandal anti-selip, karena jalur cukup curam dan licin.

-Bawa kamera atau ponsel dengan pelindung air agar bisa mengabadikan momen dengan aman.

-Jangan mandi langsung di bawah air terjun karena arusnya sangat deras.

-Selalu jaga kebersihan dan hindari merusak alam di sekitar area wisata.(galuh-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#lereng selatan #jawa timur #Air Terjun Kabut Pelangi #tempat wisata #fenomena pelangi #kabupaten lumajang #gunung semeru