Jawa Pos Radar Lawu-Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terkenal dengan deretan pantai cantiknya yang menghadap langsung ke Samudera Hindia.
Selain pantai populer seperti Klayar dan Teleng Ria, ada satu destinasi eksotis yang belum banyak diketahui wisatawan, yaitu Pantai Pangasan.
Pantai ini menawarkan pemandangan unik berupa perpaduan pantai alami, hamparan sawah hijau, dan tebing karst menjulang tinggi yang jarang ditemukan di pantai lain.
Keunikan Pantai Pangasan
Pantai Pangasan terletak di Dusun Batulapak, Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, Pacitan. Lokasinya cukup terpencil, sehingga suasananya masih asri dan alami. Ada beberapa hal yang membuat Pangasan begitu istimewa:
1.Hamparan Sawah di Tepi Pantai
Tidak seperti pantai lain, Pangasan dikelilingi area persawahan yang luas. Dari kejauhan, wisatawan bisa melihat kontras menawan antara hijaunya sawah, birunya laut, dan kokohnya tebing karst. Pemandangan ini menjadi daya tarik utama yang jarang ditemui di pantai manapun.
2.Tebing Karst Raksasa
Salah satu ikon Pantai Pangasan adalah tebing batu karst yang menjulang di sisi timur pantai. Tebing ini menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto, karena memberikan kesan dramatis seperti benteng alami yang mengawal pantai.
3.Batu Karang dan Ombak Besar
Pantai Pangasan memiliki garis pantai yang dihiasi batu karang besar dan kecil, sehingga ombak Samudera Hindia yang ganas memecah dengan indah di antara karang. Meski tidak cocok untuk berenang, suara deburan ombak yang menghantam karang memberikan sensasi menenangkan.
4.Suasana Sepi dan Alami
Karena aksesnya tidak mudah, Pangasan tidak pernah seramai pantai populer. Inilah yang membuat suasananya tenang, cocok untuk mereka yang ingin menyepi atau menikmati wisata alam jauh dari hiruk pikuk kota.
5.Akses Menuju Pantai Pangasan
Untuk menuju Pantai Pangasan, perjalanan dimulai dari pusat Kota Pacitan menuju arah Kebonagung, lalu ke Desa Kalipelus. Jaraknya sekitar 25–28 km atau kurang lebih 1 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.
Setelah sampai di pemukiman terakhir, wisatawan harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 1–1,5 km melewati jalan setapak, area perbukitan, dan hamparan sawah. Perjalanan ini memang melelahkan, tapi sekaligus menjadi bagian dari petualangan menuju surga tersembunyi.
Disarankan datang menggunakan motor atau mobil pribadi, karena transportasi umum menuju lokasi ini masih sangat terbatas.
Aktivitas Menarik di Pantai Pangasan
Meski masih alami, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Pangasan, antara lain:
1.Hunting Foto dan Videografi
Kombinasi sawah, pantai, dan tebing karst menciptakan panorama yang sangat Instagramable. Banyak fotografer datang khusus untuk mengambil gambar lanskap di sini.
2.Camping di Tepi Pantai
Area sekitar pantai bisa digunakan untuk berkemah. Suasana malam ditemani suara deburan ombak akan memberikan pengalaman berbeda.
3.Menikmati Sunset dan Sunrise
Karena letaknya menghadap laut lepas, pemandangan matahari terbenam di Pangasan terlihat sangat indah. Sementara di pagi hari, cahaya matahari yang menyinari hamparan sawah dan tebing karst juga tak kalah mempesona.
4.Menjelajah Karang Saat Surut
Ketika air laut surut, wisatawan bisa berjalan di sekitar batu karang dan menemukan biota laut kecil seperti kepiting, ikan-ikan kecil, dan kerang.
Fasilitas di Pantai Pangasan
Berhubung pantai ini masih alami, fasilitasnya sangat terbatas. Tidak ada warung, kamar mandi, ataupun penginapan resmi di sekitar lokasi. Jadi, wisatawan sebaiknya:
-Membawa bekal makanan dan minuman sendiri.
-Menyiapkan perlengkapan pribadi seperti alas duduk, tenda (jika ingin camping), serta pakaian ganti.
-Tetap menjaga kebersihan dengan membawa kembali sampah.
Jika ingin mencari tempat bermalam, wisatawan bisa menginap di hotel atau homestay di pusat Kota Pacitan, yang jaraknya sekitar 1 jam perjalanan dari pantai.
Tips Berkunjung ke Pantai Pangasan
-Gunakan alas kaki yang nyaman untuk trekking.
-Datang di pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari.
-Bawa kamera untuk mengabadikan pemandangan.
-Jangan berenang karena ombak di pantai ini cukup besar dan berbahaya.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid