Jawa Pos Radar Lawu-Surabaya tak hanya dikenal sebagai kota metropolitan dengan gedung-gedung tinggi dan aktivitas bisnis yang padat. Kota Pahlawan ini juga menyimpan daya tarik wisata unik yang memadukan sejarah, budaya, dan hiburan modern.
Salah satu yang cukup populer belakangan ini adalah Wisata Perahu Kalimas, sebuah destinasi yang mengajak wisatawan menyusuri Sungai Kalimas—ikon bersejarah yang membelah kota Surabaya.
Sekilas tentang Sungai Kalimas
Sungai Kalimas merupakan salah satu cabang Sungai Brantas yang sejak masa lalu menjadi jalur transportasi penting di Jawa Timur. Pada era kolonial, sungai ini dipakai untuk mengangkut hasil bumi dari pedalaman menuju pelabuhan.
Kini, Pemerintah Kota Surabaya menghidupkan kembali fungsi Kalimas sebagai sarana wisata, menghadirkan pengalaman berkeliling kota dari perspektif berbeda, yaitu lewat perjalanan dengan perahu.
Pengalaman Menyusuri Sungai
Naik perahu di Kalimas memberikan sensasi yang berbeda dibanding berkeliling kota lewat jalan darat. Dari atas perahu, wisatawan bisa menikmati pemandangan bangunan bersejarah, taman kota, hingga gemerlap lampu Surabaya di malam hari.
Suasana menjadi lebih romantis ketika perahu berjalan pelan, diiringi hembusan angin dan riak air sungai.
Pada malam hari, wisata ini terasa semakin istimewa. Lampu-lampu warna-warni di tepi sungai, ditambah dekorasi jembatan yang menyala terang, menghadirkan suasana mirip dengan wisata sungai di luar negeri.
Tidak heran jika banyak pengunjung menjadikan pengalaman ini sebagai momen berfoto dan berbagi di media sosial.
Rute dan Durasi Wisata Perahu
Rute wisata perahu biasanya dimulai dari Taman Prestasi atau Monumen Kapal Selam (Monkasel), kemudian menyusuri sungai hingga ke beberapa titik penting di pusat kota.
Setiap perjalanan berlangsung sekitar 30–45 menit. Sepanjang perjalanan, pemandu akan memberikan penjelasan singkat mengenai sejarah Kalimas dan bangunan-bangunan yang dilewati, sehingga wisata ini juga memiliki sisi edukasi.
Fasilitas dan Kenyamanan
Perahu yang digunakan dilengkapi dengan pelampung serta penerangan yang memadai, sehingga wisatawan tetap merasa aman selama perjalanan. Kapasitas perahu bervariasi, mulai dari 10 hingga 20 orang.
Selain itu, di beberapa titik dermaga juga tersedia kursi tunggu, area kuliner, dan spot foto menarik yang bisa dimanfaatkan sebelum atau sesudah naik perahu.
Harga Tiket dan Jadwal Operasional
Harga tiket Wisata Perahu Kalimas tergolong ramah di kantong, berkisar antara Rp10.000 – Rp15.000 per orang, tergantung rute dan hari kunjungan.
Perahu biasanya beroperasi pada sore hingga malam hari, mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Waktu paling favorit adalah menjelang malam, ketika lampu kota mulai menyala dan menciptakan suasana romantis.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid