Jawa Pos Radar Lawu - Goa Mranten kini menjadi primadona wisata alam Ponorogo yang ramai diperbincangkan warganet.
Berada di Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, goa alami ini berdiri megah di dinding tebing Gunung Bayangkaki dengan ketinggian sekitar 1.807 meter di atas permukaan laut.
Lokasinya relatif dekat dari pusat kota.
Jaraknya sekitar 32 kilometer atau hanya 56 menit perjalanan dengan kendaraan pribadi, sehingga cocok dijadikan tujuan liburan singkat di akhir pekan.
Meski berada di ketinggian, akses ke lokasi sudah cukup ramah bagi wisatawan.
Panorama Spektakuler dari Mulut Goa
Dari dalam Goa Mranten, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan Bendungan Bendo dan hamparan dataran hijau Ponorogo bagian selatan.
Saat cuaca cerah, langit biru dan perbukitan hijau menyatu menjadi latar foto yang sangat instagramable.
Tak heran, setiap akhir pekan kawasan ini dipadati muda-mudi yang berburu momen cantik sekaligus menikmati ketenangan alam.
Akses Mudah dan Gratis
Perjalanan menuju Goa Mranten kini semakin menyenangkan.
Pemerintah desa bersama warga telah menyiapkan tangga setinggi delapan meter yang kokoh untuk memudahkan pengunjung memanjat tebing menuju mulut goa.
Jalur setapak pun diperbaiki agar wisatawan bisa menikmati perjalanan tanpa hambatan.
Kabar baiknya, wisata menawan ini tidak memungut biaya masuk.
Hingga saat ini, pengunjung bebas menjelajah Goa Mranten secara gratis.
Lebih istimewa lagi, destinasi ini buka 24 jam penuh, memungkinkan wisatawan menikmati suasana pagi, sore, bahkan malam hari di ketinggian.
Destinasi Alam yang Tetap Asri
Meski sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti tangga, area istirahat sederhana, dan spot foto, Goa Mranten tetap mempertahankan keasrian alaminya.
Udara sejuk khas pegunungan dan suasana tenang membuat siapa pun betah berlama-lama.
Bagi pencinta petualangan sekaligus pemburu spot foto spektakuler, Goa Mranten adalah pilihan ideal.
Dengan panorama dramatis, akses mudah, dan biaya nol rupiah, destinasi yang hanya sejam dari pusat kota Ponorogo ini layak masuk daftar wisata alam gratis terbaik di Jawa Timur. (*)
Editor : Riana M.