Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Lumajang: Kota Sejuta Keindahan Alam yang Bikin Traveler Susah Move On!

Nur Wachid • Jumat, 15 Agustus 2025 | 14:52 WIB

Lumajang Kota sejuta alam di jawa timur
Lumajang Kota sejuta alam di jawa timur

Jawa Pos Radar Lawu-Kalau ngomongin traveling di Jawa Timur, biasanya orang-orang langsung nyebut Malang, Batu, atau Banyuwangi. Padahal, ada satu daerah yang diam-diam nyimpen segudang keindahan alam — Lumajang.

Yes, kota yang dijuluki Kota Pisang ini bukan cuma gudangnya pisang manis, tapi juga surga buat pecinta alam.

Di sini, kamu bisa nemuin gunung tertinggi di Jawa, air terjun setinggi gedung pencakar langit, sampai pantai yang masih perawan. Jadi, kalau kamu tipe orang yang gampang baper sama keindahan alam, siap-siap jatuh cinta sama Lumajang! 

1. Tumpak Sewu – Si Niagara-nya Indonesia 

Daya tarik: Air terjun setengah lingkaran dengan ratusan aliran air jatuh dari ketinggian ±120 meter. Efeknya kayak tirai raksasa, dan kalau lagi debit air besar, pemandangannya bener-bener “gak ada obat”.

Akses: Dari Malang atau Lumajang sekitar 2–3 jam naik motor/mobil. Trekking dari parkiran ke viewpoint ±15 menit. Kalau mau turun ke dasar air terjun, perlu trekking 30–40 menit lewat jalur licin dan bambu.

Aktivitas seru: Hunting foto dari viewpoint, merasakan guyuran air deras di dasar, atau sekalian lanjut trekking ke Goa Tetes.

Tips: Gunakan sandal gunung anti-selip, dan kalau bawa kamera, wajib pakai waterproof case karena cipratan airnya luar biasa.

2. Gunung Semeru – Atapnya Pulau Jawa 

Daya tarik: Puncak Mahameru (3.676 mdpl) yang legendaris, sunrise epic, dan panorama Ranu Kumbolo yang romantis.

Akses: Pendakian dimulai dari Desa Ranu Pane. Untuk summit ke Mahameru biasanya butuh 3–4 hari.

Aktivitas seru: Camping di Ranu Kumbolo, trekking melewati Oro-oro Ombo yang kadang dipenuhi bunga verbena ungu, dan sunrise di puncak Mahameru.

Tips: Pendakian ke Mahameru butuh persiapan fisik matang, izin resmi, dan perlengkapan lengkap. Kalau mau versi ringan, cukup trekking ke Ranu Kumbolo saja.

3. Ranu Pane & Ranu Regulo – Duo Danau Penyejuk Jiwa 

Daya tarik: Danau jernih dengan latar pegunungan. Ranu Pane jadi pintu masuk pendakian Semeru, sedangkan Ranu Regulo cocok buat yang mau suasana tenang tanpa harus mendaki jauh.

Akses: Desa Ranu Pane bisa dicapai ±2,5 jam dari Lumajang atau Malang. Ranu Regulo bisa dicapai jalan kaki ±15 menit dari Ranu Pane.

Aktivitas seru: Camping, mancing, foto-foto dengan latar kabut tipis di pagi hari.

Tips: Datang pagi untuk dapat suasana syahdu, dan jangan lupa bawa jaket tebal karena suhu bisa di bawah 10°C.

4. Goa Tetes – Gua Alami Berbalut Air Terjun 

Daya tarik: Air menetes dari stalaktit gua yang berwarna keemasan, ditambah cahaya matahari yang masuk dari sela-sela tebing.

Akses: Trekking dari Tumpak Sewu ±15–20 menit.

Aktivitas seru: Jelajah gua, bermain air, dan foto-foto artistik dengan efek cahaya alami.

Tips: Hati-hati di bebatuan licin, dan bawa sandal gunung yang nyaman untuk basah-basahan.

5. Pantai Wotgalih – Pasir Hitam Eksotis 

Daya tarik: Pasir hitam lembut, ombak besar cocok untuk surfing, dan sunset yang memanjakan mata.

Akses: ±1 jam dari pusat Lumajang.

Aktivitas seru: Surfing, bermain pasir, dan menikmati sunset sambil duduk santai.

Tips: Bawa bekal sendiri karena fasilitas warung belum terlalu banyak.

6. Kebun Teh Kertowono – Hamparan Hijau Penyegar Mata 

Daya tarik: Kebun teh yang luas dengan udara sejuk pegunungan, cocok untuk foto-foto atau sekadar jalan santai.

Akses: ±1 jam dari pusat Lumajang.

Aktivitas seru: Hunting foto di tengah kebun teh, belajar memetik teh, dan ngopi di warung sekitar.
Tips: Datang pagi biar suasananya lebih tenang dan cahaya fotonya bagus.

7. Air Terjun Kapas Biru – Si Cantik yang Tersembunyi 

Daya tarik: Air jernih kebiruan yang jatuh di tengah tebing tinggi, suasana tenang dan segar.

Akses: ±2 jam dari pusat Lumajang, dilanjutkan trekking ±30 menit.

Aktivitas seru: Main air di kolam alami, foto-foto estetik, dan piknik kecil di tepi sungai.

Tips: Gunakan sandal anti-selip karena jalurnya licin, dan jangan datang pas musim hujan karena debit air bisa besar.

Kenapa Harus ke Lumajang?

Destinasi alamnya varied banget — dari pegunungan, air terjun, sampai pantai.
Banyak spot yang masih alami dan belum terlalu ramai.
Cocok untuk semua tipe traveler: santai atau yang doyan tantangan.(galuh-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#keindahan alam #lumajang #traveling #pecinta alam