Jawa Pos Radar Lawu - Yogyakarta, pusat kebudayaan Jawa selalu jadi tujuan favorit wisatawan.
Selain terkenal dengan kuliner lezatnya, kota ini juga memiliki banyak objek wisata menarik, termasuk Alun-Alun Kidul Jogja.
Terletak di Patehan, Kecamatan Kraton, Alun-Alun Kidul hanya sekitar 8 menit berkendara dari Malioboro.
Tempat ini populer sebagai spot menikmati suasana malam Jogja yang hangat dan penuh keunikan.
Salah satu atraksi utama di sini adalah permainan tradisional masangin.
Pengunjung ditantang menutup mata dan berjalan lurus melewati celah dua pohon beringin raksasa di tengah lapangan.
Konon, hanya yang berhati bersih bisa melewati dengan sukses, meskipun banyak yang gagal.
Selain itu, Alun-Alun Kidul juga menawarkan wahana seru seperti sepeda tandem dan odong-odong berlampu warna-warni, cocok untuk bersantai bersama keluarga atau teman.
Suasana malam di sini selalu meriah namun tetap nyaman.
Tak lengkap rasanya tanpa mencoba berbagai kuliner malam di sekitar alun-alun.
Kamu bisa mencicipi jagung bakar, pisang bakar, roti bakar, dan wedang bajigur hangat, semuanya dengan harga yang ramah di kantong.
Setelah menikmati suasana di Alun-alun Kidul Jogja, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata menarik di sekitarnya berikut ini.
Tempat Wisata Sekitar Alun-alun Jogja
1. Alun-Alun Lor Yogyakarta
Alamat: Prawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta
Hanya 8 menit dari Alun-Alun Kidul, Alun-Alun Utara terletak tepat di depan Keraton Yogyakarta.
Area seluas 150 x 150 meter ini dihiasi pohon beringin besar bernama Kiai Dewadaru dan Kyai Wijayandaru di tengahnya, serta pohon-pohon beringin lain di sisi utara dan selatan.
Tempat ini kaya nilai budaya dan populer di kalangan wisatawan.
2. Keraton Yogyakarta
Alamat: Jl. Rotowijayan Blok No.1, Panembahan, Yogyakarta.
Keraton Yogyakarta adalah istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang berdiri sejak 1755.
Dengan luas 13 hektar, Keraton ini merupakan pusat budaya Jawa dan Warisan Budaya Dunia UNESCO.
Di sini, kamu bisa melihat koleksi sejarah kerajaan, menikmati pertunjukan seni tradisional, dan mengunjungi perpustakaan dengan naskah langka.
Harga tiket masuk Keraton untuk wisatawan domestik dewasa adalah Rp 15.000, sedangkan untuk anak-anak domestik Rp 10.000 dan untuk Wisatawan mancanegara dewasa dikenakan biaya Rp 25.000
3. Taman Sari Yogyakarta
Alamat: Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta
Hanya 1,7 km dari Alun-Alun Kidul, Taman Sari merupakan bekas pemandian kerajaan dengan tiga kolam utama yaitu Umbul Panguras untuk raja, Umbul Kawitan untuk putri, dan Umbul Pamuncar untuk selir raja.
Kamu juga bisa menjelajah Sumur Gumuling, masjid unik di dalam kompleks, serta Gedung Kenongo, tempat jamuan kerajaan.
Taman Sari buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB dengan harga tiket wisatawan lokal berkisar Rp 5.000 - Rp 15.000 dan wisatawan asing berkisar Rp 12.000 - Rp 25.000
4. Titik Nol Kilometer Yogyakarta
Alamat: Jalan Pangurakan No.1, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta
Berjarak 2,4 km dari Alun-Alun Kidul, Titik Nol Kilometer adalah pusat strategis kota yang menghubungkan empat jalan utama.
Lokasi ini dekat dengan Pasar Beringharjo, Monumen Serangan Umum 1 Maret, Museum Benteng Vredeburg, dan sejumlah bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda.
Tempat ini populer untuk jalan kaki dan spot foto-foto sambil menikmati suasana kota.6.
5. Taman Pintar Yogyakarta
Alamat: Jl. Panembahan Senopati No.1-3, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta
Taman edukasi yang hanya 10 menit dari Alun-Alun Kidul ini sangat cocok untuk keluarga dan anak-anak.
Menawarkan 13 wahana interaktif, pengunjung bisa belajar sains dan teknologi dengan cara menyenangkan.
Fasilitasnya lengkap, termasuk planetarium, gedung PAUD dengan alat peraga edukatif, Gedung Oval-Kotak untuk edukasi sains serta Gedung Memorabilia yang menampilkan sejarah Indonesia.
Namun, untuk menikmati wahana dan program kreatif, pengunjung perlu membeli tiket untuk setiap wahana sesuai harga tertera.
6. Benteng Vredeburg
Alamat: JL. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122
Benteng Vredeburg adalah sebuah benteng yang dibangun pada masa penjajahan Belanda yang tak lepas dari kelahiran Kesultanan Yogyakarta.
Benteng yang berjarak sekitar 3,6 km dari Alun-Alun Kidul dibangun ini oleh Sri Sultan Hamengkubuwono pada tahun 1760.
Saat ini, Benteng Vredeburg telah dijadikan museum yang menampilkan berbagai koleksi mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pengunjung dapat mempelajari banyak hal tentang sejarah perjuangan bangsa melalui diorama interaktif, foto-foto, dan koleksi lainnya yang ada di dalam museum.
Di sini, ada empat ruangan penting yang wajib kamu kunjungi, seperti ruangan dengan koleksi benda antik, serta ruangan pengenalan wajah atau studio mini, dan diorama.
Harga tiket masuk Benteng Vredeburg adalah Rp2.000 untuk anak-anak, Rp10.000 untuk wisatawan asing, Rp3.000 untuk wisatawan lokal.
Sedangkan parkir mobil Rp5.000 dan parkir motor Rp2.000. Jam operasional wisata sejarah ini mulai dari pukul 07.30-17.00 WIB setiap hari Selasa sampai Minggu.
7. Museum Sonobudoyo
Alamat: Jl. Pangurakan No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122
Museum yang berjarak 2,2 km dari alun-alun ini menyimpan berbagai koleksi seni dan budaya tradisional Jawa.
Di sini, kamu juga dapat melihat koleksi seni rupa, wayang kulit, gamelan, dan masih banyak lagi.
Ada juga ruang mainan yang berisi tentang berbagai jenis permainan anak-anak tradisional Jawa, ruang prasejarah yang menyimpan benda-benda peninggalan prasejarah, serta Ruang Bali yang memamerkan benda-benda adat, seni, dan budaya Ball.
Harga tiket masuk Museum Sonobudoyo adalah Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak.
Sedangkan untuk turis mancanegara dikenakan biaya Rp20.000. Museum ini buka dari pukul 08.00-15.30 WIB setiap Senin-Kamis, dan Sabtu. Sedangkan pada hari Jumat, museum buka dari pukul 08.00-14.00 WIB.
(*/naz)
Penulis : Fauzia Adelia Cahya Ningrum/Politeknik Negeri Madiun