Jawa Pos Radar Lawu - Pengen liburan di Jogja tapi malas berjalan jauh dari Malioboro? Tenang saja, Berikut ini adalah beberapa tempat wisata dekat Malioboro yang wajib dikunjungi saat ke Jogja.
Sudah bukan rahasia lagi beragam objek wisata Jogja selalu diburu untuk didatangi, tak hanya oleh para turis lokal tapi juga turis asing.
Ada banyak sekali tempat wisata Jogja yang bisa kita datangi mulai dari wisata alam, wisata edukasi, dan wisata kulinernya.
Kebanyakan destinasi wisata Jogja sangat kekinian dan benar-benar bisa menjadi ajang untuk menghibur diri dikala liburan. Berikut diantaranya:
1. Jalan Malioboro
Jalan Malioboro adalah salah satu ikon wisata Yogyakarta yang terletak di pusat kota, membentang dari Tugu Yogyakarta hingga perempatan Kantor Pos Yogyakarta.
Lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau, terutama bagi kamu yang tiba melalui Stasiun Lempuyangan, yang hanya berjarak sekitar 2,5 km. Kamu bisa berjalan kaki atau naik becak untuk menikmati suasana khas kawasan ini.
Malioboro dikenal sebagai pusat aktivitas wisata, dengan deretan toko, pedagang kaki lima, serta pusat perbelanjaan yang menjual berbagai oleh-oleh khas, mulai dari batik, kerajinan tangan, hingga kuliner tradisional. Daya tarik utama Malioboro adalah suasananya yang selalu ramai, baik siang maupun malam.
Selain tempat belanja, kawasan ini juga menawarkan budaya yang kuat, dengan adanya seniman jalanan, musik tradisional, serta bangunan-bangunan bersejarah seperti Benteng Vredeburg dan Pasar Beringharjo.
Saat malam hari, suasana semakin menarik dengan hadirnya angkringan dan warung lesehan yang menyajikan hidangan khas Yogyakarta.
Berjalan di sepanjang Jalan Malioboro, kamu juga bisa menikmati keramaian kota yang penuh dengan kehidupan.
2. Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta, atau Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, adalah istana resmi Kesultanan Yogyakarta yang masih berfungsi hingga saat ini.
Terletak di Jalan Rotowijayan No. 6, tempat ini berada di pusat kota dan hanya sekitar 3,6 km dari Stasiun Lempuyangan, sehingga mudah dijangkau dengan kendaraan umum maupun pribadi.
Dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I pada tahun 1755, keraton ini tidak hanya menjadi tempat tinggal sultan dan keluarganya, tetapi juga pusat kebudayaan Jawa yang masih hidup.
Setiap sudutnya mencerminkan warisan sejarah dan nilai-nilai tradisi yang masih dijaga dengan baik.
Daya tarik utama Keraton Yogyakarta adalah arsitekturnya yang megah dan koleksi artefak bersejarah yang mencerminkan sejarah masa lalu.
Di sini, kamu bisa menjelajahi berbagai bangunan khas seperti Bangsal Kencana dan Bangsal Manis, serta melihat langsung benda pusaka yang tersimpan di museum keraton. Selain itu, ada pertunjukan seni dan upacara adat yang rutin digelar.
3. Museum Benteng Vredeburg
Museum Benteng Vredeburg terletak di pusat Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Margo Mulyo No. 6, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan.
Lokasinya sangat strategis, hanya sekitar 2,9 km dari Stasiun Lempuyangan, sehingga mudah dijangkau dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi lokal.
Dibangun pada tahun 1760 atas perintah Sri Sultan Hamengkubuwono I, benteng ini awalnya digunakan sebagai pusat pertahanan Belanda.
Kini, bangunan bersejarah ini telah dialihfungsikan menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi diorama dan artefak perjuangan Indonesia dari masa kolonial hingga kemerdekaan.
Museum ini menjadi destinasi menarik bagi kamu yang ingin mengenal lebih dalam sejarah Indonesia.
Salah satu daya tarik utamanya adalah koleksi diorama yang dibuat dengan detail untuk menggambarkan berbagai peristiwa penting dalam perjalanan bangsa.
Selain itu, arsitektur kolonial yang masih terjaga memberikan pengalaman tersendiri saat menjelajahi area museum.
4. Taman Pintar
Taman Pintar Yogyakarta adalah destinasi wisata edukatif yang terletak di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta.
Berada di pusat kota, tempat ini sangat mudah dijangkau dan hanya berjarak sekitar 2,8 km dari Stasiun Lempuyangan.
Lokasinya juga dekat dengan berbagai bangunan populer seperti Benteng Vredeburg dan Jalan Malioboro, menjadikannya pilihan wisata yang menarik bagi keluarga dan anak-anak.
Taman ini dirancang khusus untuk menggabungkan konsep bermain dan belajar, sehingga setiap pengunjung bisa menikmati pengalaman yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan.
Daya tarik utama Taman Pintar adalah berbagai wahana interaktif yang dirancang untuk mengenalkan sains dan teknologi dengan cara yang menyenangkan.
Beberapa yang paling populer adalah Gedung Oval-Kotak dengan berbagai peraga sains, serta Planetarium yang menyajikan pertunjukan visual tentang astronomi.
Selain itu, ada juga wahana Bahari dengan kapal boat mini dan area bermain yang bisa dinikmati tanpa biaya tambahan.
5. Pasar Beringharjo
Pasar Beringharjo adalah pasar tradisional tertua di Yogyakarta yang sudah ada sejak tahun 1758. Berada di Jalan Margo Mulyo No. 16, pasar ini terletak di kawasan Malioboro, tidak jauh dari Stasiun Lempuyangan.
Lokasinya yang strategis membuatnya mudah diakses dan menjadi salah satu tempat belanja favorit wisatawan.
Selain berfungsi sebagai pusat perdagangan, pasar ini juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat bagi masyarakat Yogyakarta.
Di Pasar Beringharjo, kamu bisa menemukan berbagai macam barang, mulai dari kain dan pakaian batik, perlengkapan rumah tangga, barang antik, hingga jajanan khas Yogyakarta seperti geplak dan jadah tempe.
Suasananya yang khas dengan aktivitas pedagang dan pembeli menjadikannya tempat yang menarik untuk dikunjungi. (aris-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid