Jawa Pos Radar Lawu - Jika anda memiliki rencana liburan ke Solo, Pasar Gede merupakan destinasi yang harus anda kunjungi dahulu.
Selain banyak kuliner enak, ada beberapa destinasi wisata lainnya yang juga menarik untuk dikunjungi.
Anda bisa menjangkau beberapa tempat wisata sekaligus, bahkan dengan berjalan kaki maupun bersepeda. Mau tahu tempat apa saja yang dapat anda kunjungi di sekitar Pasar Gede Solo?
Berikut lima tempat wisata di sekitar Pasar Gede Solo yang wajib masuk itinerary anda :
1. Keraton Kasunanan Hadiningrat (Surakarta)
Sekitar 1,5 kilometer dari Pasar Gede, terdapat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Letaknya antara Alun-alun Lor dan Alun-alun Kidul, tepatnya di Jalan Kamadungan, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Anda bisa berkunjung setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB dengan membayar tiket Rp4.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak-anak.
Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain Sasana Sewaka yang digunakan untuk upacara adat dan pertunjukan seni.
Ada pula Sitinggil yang menjadi ruang bagi raja untuk menerima tamu penting.
Sri Mangkunegara menjadi kediaman resmi Adipati Mangkunegara.
Pengunjung juga dapat menuju Taman Sriwedari yang ditumbuhi berbagai tanaman hias dan bunga.
Berfungsi sebagai tempat rekreasi dan menjaga ekologi di kompleks keraton.
Sering pula digunakan untuk berbagai kegiatan sosial dan budaya, termasuk pameran bunga, festival, dan pertunjukan tari.
2. Benteng Vastenburg
Bagi anda yang mau mengunjungi bangunan bersejarah di Solo, datanglah ke Benteng Vastenburg, Benteng ini terletak di Jalan Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Jaraknya hanya 450 meter dari Pasar Gede yang mudah dijangkau dengan jalan kaki.
Benteng Vastenburg menjadi saksi bisu Perang Diponegoro dan Pertempuran Palagan Ambarawa.
Dibangun pada 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Barin Van Imhoff, untuk memperkuat kontrol Belanda di Surakarta.
Benteng ini juga ditujukan untuk mengawasi dua pusat kekuasaan yang kuat pada masanya, Keraton Kasunanan dan Mangkunegaran.
Saat ini sudah beralih fungsi sebagai museum yang menyimpan berbagai benda bersejarah.
Pengunjung dapat melihat koleksi artefak, diorama, menyusuri sekitar benteng yang terdapat sumur tua, serta bersantai sejenak di taman.
Diperbolehkan juga untuk sekadar berswafoto sembari melihat arsitekturnya yang unik berbentuk pentagon.
Tempat wisata ini buka setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Harga tiketnya terjangkau, yakni Rp2.000 untuk anak-anak dan Rp5.000 untuk dewasa.
3. Kampung Batik Kauman
Jika mau berbelanja batik di Solo, datanglah ke Kampung Batik Kauman ini Lokasinya berada di Jalan Trisula III, Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Jaraknya sekitar dua kilometer dari Pasar Gede, dekat dengan Pasar Klewer dan Alun-alun Lor Surakarta.
Saat mengunjungi Kampung Batik Kauman, kamu bisa belajar menggambar motif hingga membatik.
Selain itu, kamu juga dapat melihat tempat workshop, cara melipat kain, mengecap kain, hingga proses pewarnaan selesai.
Jadi, anda tidak hanya belanja kain batik, serta produk turunannya.
4. Gedung Djoeang 45 Solo
Gedung Djoeang 45 Solo menjadi bangunan bersejarah selanjutnya di sekitar Pasar Gede.
Lokasinya berdekatan dengan Benteng Vastenburg di Kedung Lumbu, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Sedangkan, jaraknya dari Pasar Gede Hardjonagoro sejauh 750 meter.
Gedung ini dibangun pada masa Hindia Belanda tahun 1878 hingga 1880.
Fungsi awalnya menjadi kantin untuk tentara Belanda yang dikenal sebagai Cantienstraat hingga 1942.
Sedangkan, pada masa penjajahan Jepang, berfungsi sebagai markas dan barak militer yang disebut Senkokan.
Setelah kemerdekaan pun fungsinya beralih menjadi panti asuhan, markas TNI, hingga Kantor Pengurus DHC 45 yang baru diresmikan sebagai tempat wisata pada 2019.
Pengunjung dapat mengagumi arsitekturnya, berswafoto, maupun menikmati sejumlah kuliner.
Berbeda dari ketiga tempat wisata sebelumnya, kamu dapat mengunjungi gedung ini selama pukul 17.00–00.00 WIB. Kecuali, hari Minggu yang buka 24 jam.
Harga tiket masuknya Rp15.000 dan tarif parkir Rp3.000.
5. Kampung Budaya Baluwarti
Satu lagi tempat wisata dekat Pasar Gede Solo, namanya Kampung Budaya Baluwarti.
Kampung wisata ini terletak di Jalan Sasono Mulyo, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota
Surakarta. Jaraknya dekat dengan Pasar Klewer dan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Kampung wisata budaya ini menawarkan cooking class dengan menu utama nasi liwet.
Tersedia pula makanan tradisional yang disantap oleh para abdi dalem, seperti pecel solo.
Cabuk rambak, dan tengkleng. Kamu juga bisa menjajal naik andong sebagai transportasi lokal. Terdapat pula cinderamata yang dijual warga setempat sebagai oleh-oleh. (aris-mg-pnm/kid)