Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Liburan Sambil Belajar, Berikut 6 Rekomendasi Tempat Wisata Edukasi di Jogja

Nur Wachid • Sabtu, 12 April 2025 | 19:50 WIB
Rekomendasi wisata edukasi  di Yogyakarta
Rekomendasi wisata edukasi di Yogyakarta

Jawa Pos Radar Lawu - Kota Jogja yang disebut sebagai kota wisata, menyimpan banyak tempat-tempat yang dapat dikunjungi saat berkunjung ke kota ini.

Tempat wisata tersebut dapat dijadikan sebagai tempat edukasi bagi yang berkunjung.

Wisata edukasi dapat dijadikan pilihan sebagai salah satu tempat yang wajib dikunjungi. Dalam satu tempat dapat menjadi sarana berlibur dan sebagai sarana belajar.

Dari pengalaman pembelajaran yang dilakukan di tempat wisata ini akan menghasilkan sebuah manfaat bagi pengunjung.

Di Jogja terdapat beberapa tempat wisata edukasi yang dapat dikunjungi saat sedang berlibur di kota ini.

Berikut tempat wisata edukasi di Jogja yang wajib anda kunjungi sebagai penambah wawasan :

1. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan peninggalan masa kolonial.

Bangunan ini terdapat di pusat kota Jogja yang merupakan bangunan yang menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa bersejarah yang terjadi di Jogja.

Pada museum ini para pengunjung akan melihat gambar adegan peristiwa sejarah yang ada dan bagaimana cerita-cerita peristiwa sejarah yang terjadi.

Sehingga dengan berkunjung ke tempat ini tentunya akan mendapatkan ilmu akan sejarah.

Museum ini buka setiap hari kecuali hari libur nasional.

Adapun pada hari Senin hingga Kamis mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, lalu Jumat-Minggu pukul 08.00-22.00 WIB.

Untuk harga tiket masuknya murah-meriah. Pengunjung dewasa pribadi dikenakan HTM Rp3.000, namun jika berombongan minimum 20 orang maka dikenakan Rp2.000 per orang.

Sementara itu, bagi pengunjung anak-anak dikenakan HTM Rp2.000 per orang.

Namun, jika berombongan minimum 20 orang maka dikenakan Rp1.000 per orang. Pengunjung asing dikenakan HTM Rp10.000 per orang.

2. Taman Pintar

Taman Pintar merupakan salah satu tempat wisata edukasi yang mencakup banyak hal.

Dalam satu tempat dapat mempelajari banyak hal. Tempatnya yang berada di pusat Kota Jogja membuat mudah pengunjung yang ingin berkunjung ke tempat ini.

Pada Taman Pintar terdapat 10 wahana di dalamnya yang dapat dinikmati.

Wahana tersebut antara lain zona pengolahan sampah, wahana bahari, science theater, playground, zona perpustakaan taman pintar, kampung kerajinan, paud timur, planetarium, gedung kotak, dan gedung oval.

Gedung Oval-Kotak menjadi pintu utama Taman Pintar Yogyakarta.

Untuk masuk, anak-anak usia 3–18 tahun dikenakan biaya Rp 14.000. Tiket dewasa dibanderol Rp 24.000 per orang. Loket tiket berada di lantai 3 Gedung Oval-Kotak.

3. Keraton Yogyakarta

Tidak lengkap rasanya ke Jogja, namun tidak berkunjung ke keraton yang memiliki nama resmi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini.

Suasana yang damai dan mewah begitu terasa saat memasuki halaman keraton.

Tidak hanya suasana yang tenang, Keraton Jogja juga memiliki warisan budaya yang tak ternilai.

Di antaranya aneka tarian serta upacara-upacara adat, musik, dan pusaka.

Dengan berkunjung kesini, diharapkan generasi muda terus melestarikan dan menjaga warisan budaya di Indonesia.

Kedhaton, pengunjung dapat mengunjungi antara hari Selasa hingga Minggu dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Sementara itu, Wahanarata atau Museum Kereta buka dari hari Selasa hingga Minggu dengan jam operasional dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Taman Sari, keindahan taman yang memesona, tersedia untuk dikunjungi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Untuk harga tiket masuk pengunjung akan dikenakan tarif, untuk wisatawan domestik Rp 15.000, lalu wisatawan asing Rp 25.000.

4. Museum Gunung Merapi

Sebagai langkah antisipasi untuk memberikan pemahaman pentingnya upaya mitigasi bencana, maka dibangunlah Museum Gunung Merapi.

Selain berfungsi sebagai salah satu alternatif wisata edukasi bagi pelajar dan masyarakat luas, museum ini juga bertujuan sebagai tempat pengembangan ilmu kebencanaan gunung api, gempa bumi, dan bencana alam lainnya.

Museum ini memberi penjelasan yang dijamin bakal disukai anak-anak. Penjelasan yang disajikan melalui gambar visual, film pendek, maket, dan ruang simulasi.

Untuk jam operasional, Museum Gunung Merapi dibuka dari hari Selasa-Minggu pukul 08.00-14.30

Lalu untuk tiket masuk pengunjung akan dikenakan tarif yang terbagi dari, wisatawan domestik Rp 5.000 per orang, wisatawan mancanegara Rp 10.000 per orang.

5. Museum Ullen Sentalu

Museum ini terletak di kaki Gunung Merapi. Suasananya yang sejuk dan adem menjadi nilai tambah tersendiri.

Di tengah suasana yang dapat dinikmati, Anda pun memperkaya diri dan keluarga dengan pengetahuan tentang sejarah, seni, dan budaya Jawa, khususnya dari jaman Mataram kuno.

Penjelasan dari pemandu museum pun tidak seperti di museum-museum lainnya, asyik dan tidak monoton. Selain itu, akan banyak sekali fakta unik tentang putri kerajaan yang tidak akan Anda dengar dari museum lain.

Museum Ullen Sentalu menyediakan berbagai jenis tur dengan harga tiket berbeda. Setiap tur memiliki konsep unik yang membawa pengunjung menelusuri sejarah dan budaya Jawa.

Tur Adiluhung Mataram Rp 50.000

Tur Skriptorium Rp 60.000

Tur Vorstenlanden Rp 100.000

English Guide Tour Rp 100.000

Museum Ullen Sentalu buka setiap Selasa hingga Minggu, pukul 08.30 – 16.00 WIB. Tur terakhir dimulai pukul 15.15 WIB, sehingga disarankan datang lebih awal.

6. Kampung Batik Giriloyo

Batik merupakan ciri khas dari suatu daerah di Indonesia yang mana memiliki makna tersendiri dari daerah tersebut.

Tidak hanya karena keindahan motifnya, kerumitan dan juga cara yang digunakan untuk membuat batik ini sangatlah unik.

Di Kampung Batik Giriloyo ini Anda dapat belajar membuat batik mulai dari menggambar pola, proses pewarnaan, hingga akhirnya jadi sebuah kain batik.

Harga yang dimulai dari Rp 250 ribu untuk 5 orang peserta, paket ini mencakup alat pelatihan, bahan-bahan membatik, dan panduan untuk menciptakan karya seni mereka sendiri.

Dengan tarif yang terjangkau, wisatawan dapat memilih paket sesuai keinginan dan mengeksplorasi teknik tradisional membatik. Selain mendalami proses kreatif, para peserta juga dapat membawa pulang hasil karya mereka sebagai kenang-kenangan unik dari Kampung Batik Giriloyo. (aris-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#destinasi wisata #wisata edukasi #kota pelajar #yogyakarta