Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah lebatnya hutan Kalimantan Barat, tersembunyi sebuah surga alam yang masih jarang dijamah wisatawan, yaitu Air Terjun Terinting.
Keindahan air terjun ini begitu memikat, seolah membawa siapa pun yang datang ke dunia yang berbeda.
Dengan ketinggian sekitar 50 meter, air yang jatuh dari tebing bertingkat menciptakan pemandangan menakjubkan yang akan membuat siapa saja terpana.
Terletak di Desa Sempatung Lawek, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, air terjun ini berjarak sekitar 197 kilometer dari pusat Kota Landak, dengan waktu tempuh sekitar 4,5 hingga 5 jam perjalanan menggunakan kendaraan.
Perjalanan menuju lokasi memang cukup jauh, tetapi keindahan yang menanti di ujung perjalanan benar-benar sepadan.
Setibanya di titik awal pendakian, pengunjung harus menempuh trekking yang cukup menantang.
Jalurnya melintasi hutan konservasi yang masih alami, dengan medan yang mengharuskan wisatawan mendaki, menuruni lembah, serta menyeberangi sungai.
Waktu tempuhnya sekitar 1—2 jam, tetapi bagi yang baru pertama kali mendaki, perjalanan bisa memakan waktu hingga 5—6 jam.
Meski terasa melelahkan, begitu tiba di lokasi, semua rasa letih langsung hilang tergantikan oleh pesona Air Terjun Terinting yang luar biasa.
Air terjun ini terbentuk akibat patahan besar di aliran Sungai Ensiang, menciptakan tebing bertingkat yang membuat aliran air jatuh dalam formasi unik dan indah.
Dengan posisi berada di ketinggian 400 sampai 500 meter di atas permukaan laut (mdpl), suasana di sekitar air terjun begitu sejuk dan menenangkan, terutama di pagi hari saat kabut tipis masih menyelimuti pepohonan.
Salah satu daya tarik utamanya adalah pemandangan matahari terbit yang begitu epik, karena tebing air terjun ini menghadap langsung ke arah timur.
Saat cahaya pagi menembus dedaunan dan menyinari air terjun, pemandangan yang tercipta sungguh memukau.
Tak hanya itu, Air Terjun Terinting juga menjadi tempat favorit bagi para pencinta fotografi.
Formasi tebing bertingkat dengan air yang mengalir deras menciptakan komposisi visual yang sempurna untuk diabadikan dalam kamera.
Selain itu, pengunjung yang ingin menikmati keindahan lebih lama bisa berkemah di sekitar area air terjun, merasakan pengalaman bermalam di tengah alam yang masih alami.
Untuk menikmati pesona Air Terjun Terinting, pengunjung hanya dikenakan tarif wisata sebesar Rp. 5 ribu per orang.
Air terjun ini juga dibuka setiap hari selama 24 jam, sehingga siapa pun bebas datang kapan saja, baik untuk sekadar menikmati suasana atau berkemah di sana.
Keindahan Air Terjun Terinting bukan hanya sekadar destinasi wisata biasa, tetapi juga pengalaman petualangan yang tak terlupakan.
Meskipun perjalanan menuju lokasi cukup menantang, keajaiban alam yang menunggu di ujung perjalanan benar-benar sepadan.
Jika mencari tempat wisata yang masih asri dan jauh dari keramaian, Air Terjun Terinting adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan. (*)