Jawa Pos Radar Lawu-Batu Alien Merapi adalah salah satu destinasi wisata unik yang terletak di kawasan lereng Gunung Merapi, Yogyakarta.
Fenomena alam ini menarik perhatian wisatawan karena bentuk batu besar yang menyerupai wajah alien, sehingga diberi nama Batu Alien.
Lokasinya yang berada di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Merapi memberikan pengalaman wisata yang berbeda, menggabungkan keindahan alam dan jejak sejarah letusan gunung berapi.
Daya Tarik Batu Alien Merapi
Batu Alien Merapi menawarkan daya tarik utama berupa bongkahan batu vulkanik besar yang memiliki bentuk menyerupai wajah dengan peci, yang diyakini terbentuk akibat proses erosi dan abrasi setelah erupsi dahsyat Merapi tahun 2010.
Dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 1,5 meter, batu ini menjadi spot foto yang sangat populer bagi para pengunjung.
Selain itu, lokasi Batu Alien yang berada di kaki Gunung Merapi memberikan pemandangan alam yang luar biasa. Pengunjung dapat melihat Gunung Merapi dengan jelas, terutama saat cuaca cerah di pagi hari.
Tidak hanya Batu Alien itu sendiri, kawasan sekitar juga memiliki spot-spot menarik lainnya, seperti parahu kayu hingga latar belakang hutan dan gunung yang menjulang.
Fasilitas
Meskipun terletak di kawasan yang masih cukup alami, Batu Alien Merapi sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai untuk mendukung kenyamanan pengunjung.
Beberapa fasilitas yang tersedia di tempat ini antara lain toilet, area parkir, warung makan, dan tempat sampah yang tersebar di beberapa titik. Meskipun masih terbilang sederhana, fasilitas yang ada cukup untuk mendukung pengalaman wisata yang menyenangkan di Batu Alien.
Harga Tiket Masuk
Baca Juga: Prabowo Yakin Indonesia akan Bebas Impor Beras di Tahun 2025, Ini Rahasia di Baliknya
Untuk bisa mengunjungi Batu Alien Merapi, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni Rp. 5 ribu per orang.
Selain itu, bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, ada biaya parkir yang dikenakan. Untuk kendaraan roda dua, biaya parkir adalah sekitar Rp. 3 ribu, sedangkan untuk kendaraan roda empat dikenakan biaya parkir sebesar R. 5 ribu.
Jam Operasional
Batu Alien Merapi buka selama 24 jam setiap hari, memberikan fleksibilitas bagi para pengunjung untuk datang kapan saja, baik di siang hari maupun malam hari.
Baca Juga: Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 125 Dunia: Lonjakan Tertinggi di Era Shin Tae-yong
Namun, untuk menikmati pemandangan terbaik, disarankan untuk datang pada pagi hari sekitar pukul 8 pagi hingga 10 pagi, ketika puncak Gunung Merapi terlihat dengan jelas, menciptakan pemandangan yang sangat menakjubkan.
Rute Menuju Batu Alien
Arahkan kendaraan menuju Jalan Mayor Suryotomo kemudian menuju ke barat dan belok ke kanan menuju Jalan Mas Suharo Jembul.
Setelah sampai di Jalan Raya Kepuharjo-Cangkringan, lurus saja mengikuti jalan tersebut hingga menemukan Jalan Petung Merapi.
Baca Juga: Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 125 Dunia: Lonjakan Tertinggi di Era Shin Tae-yong
Selanjutnya lurus lagi kemudian belok ke kanan di pertigaan yang bercabang lalu belok ke kiri menuju Jalan Kaliadem Raya.
Dari Jalan Kaliadem Raya menuju Batu Alien sudah tidak terlalu jauh, sekitar 1 kilometer berkendara. (*)
Editor : Riana M.