Jawa Pos Radar Lawu - Air Terjun Sri Gethuk di Gunung Kidul, Yogyakarta, adalah destinasi wisata yang memikat hati dengan keindahan alaminya.
Namun, untuk mencapai lokasi ini, wisatawan perlu menempuh perjalanan yang cukup menantang.
Oleh karena itu, mengetahui rute yang tepat dan tips berkunjung sangat penting agar perjalanan Anda nyaman dan aman.
Rute Menuju Air Terjun Sri Gethuk
Perjalanan menuju Air Terjun Sri Gethuk dapat dimulai dari pusat Kota Yogyakarta. Jarak yang harus ditempuh sekitar 40 km dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam. Berikut rute yang bisa diikuti:
Mulai perjalanan dari Imogiri Timur dan teruskan perjalanan ke Jalan Sugeng Riyadi. Selanjutnya, ikuti Jalan Ki Ageng Giring hingga menuju Jalan Pleret. Lanjutkan ke Jalan Segoroyoso hingga tiba di Jalan Pleret-Pathuk. Dari sini, arahkan kendaraan ke Jalan Patuk-Dlingo lalu ke Jalan Playen-Dlingo.
Terakhir, masuk ke Jalan Air Terjun Sri Gethuk hingga tiba di lokasi wisata.
Setelah tiba di area parkir, pengunjung perlu menuruni anak tangga untuk mencapai titik pusat air terjun. Ada dua cara untuk sampai ke air terjun ini yakni berjalan kaki melalui jalan setapak yang sudah disediakan dan menaiki perahu yang menyusuri Sungai Oyo dengan tarif yang terjangkau.
Tips Penting untuk Wisata yang Nyaman dan Aman
Agar kunjungan ke Air Terjun Sri Gethuk lebih menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
Pilih Waktu yang Tepat
Usahakan berkunjung di pagi hari agar Anda dapat menikmati suasana yang segar dan tidak terlalu ramai. Hindari datang saat musim hujan karena jalur menuju air terjun bisa licin.
Gunakan Pakaian dan Alas Kaki yang Tepat
Kenakan pakaian yang nyaman dan ringan serta sepatu atau sandal gunung yang tidak licin untuk memudahkan perjalanan Anda, terutama saat menuruni tangga menuju air terjun.
Siapkan Perbekalan
Bawa air minum dan camilan ringan. Meski terdapat warung makan di sekitar lokasi, membawa bekal sendiri bisa lebih praktis, terutama jika Anda datang bersama keluarga.
Ikuti Aturan dan Panduan Pengelola
Patuhi semua aturan yang diberlakukan oleh pengelola wisata untuk menjaga keselamatan Anda, terutama jika ingin mencoba aktivitas seperti cliff jumping, body rafting, atau naik perahu. (*)
Editor : Riana M.