Jawa Pos Radar Lawu-Tebing Breksi, salah satu destinasi wisata terkenal di Yogyakarta, telah lama menjadi favorit wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan seni di sekitar Candi Prambanan.
Berlokasi di Desa Lengkong, RT 02/RW 17, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, terkenal dengan pemandangan matahari terbenam yang memukau, Tebing Breksi juga menawarkan pengalaman yang tak kalah menarik saat malam hari.
Mengunjungi Tebing Breksi di malam hari memberikan suasana yang berbeda, memadukan keindahan alam, sejarah, dan pencahayaan yang menambah kesan magis pada destinasi ini.
Suasana Tenang dan Berbeda
Saat matahari terbenam, Tebing Breksi yang sebelumnya dipenuhi wisatawan mulai sedikit lebih sepi. Ini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati suasana yang lebih tenang dan lebih intim.
Keindahan tebing yang dihiasi ukiran-ukiran relief khas, seperti cerita pewayangan dan berbagai patung, terlihat begitu dramatis saat diterangi cahaya malam.
Lampu-lampu yang terpasang di sekitar tebing memberikan sentuhan artistik, membuat patung-patung dan relief tampak hidup di bawah cahaya yang lembut.
Pemandangan Kota Yogyakarta dan Candi Prambanan yang Memesona
Saat malam, dari Tebing Breksi, pengujung masih bisa menikmati pemandangan Kota Yogyakarta yang dipenuhi lampu-lampu kota yang berkilauan.
Di kejauhan, nantinya bisa melihat Candi Prambanan yang tetap megah, walau diterangi cahaya malam yang lembut.
Pemandangan ini semakin memukau dengan langit malam yang dihiasi dengan gemerlap bintang.
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi yang tampak indah dari kejauhan. Semua ini menjadikan Tebing Breksi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam dan arsitektur bercampur dengan nuansa malam yang romantis.
Berkunjung ke Spot Foto Terbaik
Salah satu daya tarik utama Tebing Breksi adalah kesempatan untuk berfoto dengan latar belakang tebing yang unik. Saat malam, pencahayaan yang ada membuat spot-spot foto semakin menarik.
Tebing Breksi menawarkan berbagai spot foto ikonik yang populer di kalangan wisatawan, terutama bagi pasangan yang ingin melakukan sesi foto pre-wedding.
Cahaya lampu yang menyinari relief dan patung-patung menambah kesan dramatis dan memberikan nuansa berbeda dari foto-foto yang diambil di siang hari.
Nikmati Keindahan Malam di Tlatar Seneng
Tebing Breksi juga memiliki Tlatar Seneng, sebuah area seni yang sering digunakan untuk berbagai acara dan pertunjukan.
Saat malam, Tlatar Seneng menjadi lebih hidup dengan pertunjukan seni lokal, pertunjukan musik, atau acara budaya yang sering diselenggarakan di sana. Menghabiskan malam di sini memungkinkan merasakan harmoni antara keindahan alam dan budaya lokal yang kaya.
Duduk di kursi-kursi yang mengelilingi Tlatar Seneng, nantinya bisa menikmati pertunjukan sambil menikmati sejuknya udara malam di Tebing Breksi.
Untuk harga tiket masuk Tebing Breksi sangat terjangkau, yaitu Rp. 10 ribu per orang untuk wisatawan lokal dan Rp. 20 ribu untuk wisatawan asing. Buka setiap hari dari jam 6 pagi sampai 9 malam. (*)
Editor : Riana M.