Jawa Pos Radar Lawu – Pantai Pangasan menawarkan pengalaman wisata dengan pemandangan alam yang indah bikin kagum pengunjung yang sedang singgah.
Pantai Pasangan ini menyajikan pesona alam yang unik, yakni adalah kombinasi pemandangan hamparan sawah dengan sistem terasering yang berdampingan langsung dengan pantai.
Tentu suasana ini sangat jarang didapatkan di pantai lain.
Pantai ini lokasinya ada di Dusun Batulapak, Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Jika ingin pergi ke obyek wisata Pantai Pangasan ini pengunjung wajib mengetahui rute perjalanan yang dituju.
Untuk mencapai tempat ini, pengunjung bisa melewati beberapa rute dengan menggunakan bermacam-macam jenis kendaraan.
Baik itu kendaraan pribadi roda dua dan roda empat atau bahkan menyewa kendaraan seperti elf, bus, atau kendaraan lainnya.
Akses menuju Pantai Pangasan juga cukup mudah, walaupun berada di daerah yang tersembunyi.
Untuk rute yang bisa ditempuh untuk menuju Pantai Pangasan, yakni jika Anda berangkat dari Pacitan Kota, ambilah rute yang mengarah menuju jembatan Fly Over Gayam, setelah itu belok kanan menuju Pasar Gayam.
Setelah sampai ruas pasar Gayam, lanjutkan perjalanan melalui Desa Klesem dan Desa Katipugal.
Tiba di pertigaan Pasar Jambon, arahkan kendaraan belok ke selatan menuju pantai. Jarak tempuh Pasar Jambon menuju Pantai Pangasan sekitar 5 kilometer.
Kondisi jalan tidak terlalu lebar hanya cukup untuk satu kendaraan roda empat.
Jika kurang jelas, anda bisa melihat petunjuk arah menggunakan google maps dengan kata kunci Pantai Pangasan Pacitan.
Untuk perjalanan jika ditotal keseluruhan estimasi waktu yang ditempuh dari pusat kota Pacitan 18,7 kilometer yang bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih sekitar 30 sampai 40 menit perjalanan.
Waktu tersebut tentunya akan berbeda tergantung dari padatnya arus lalu lintas yang terjadi terutama pada saat musim liburan akhir pekan.
Bagi yang ingin berkunjung di Pantai Pangasan ini dijamin tidak akan bikin kantongmu jadi jebol, pengunjung dikenakan tarif masuk wisata hanya sebesar Rp. 10 ribu.
Untuk jam operasional wisata sendiri buka setiap hari tanpa batas waktu, alias 24 jam nonstop. (*)
Editor : Riana M.