Jawa Pos Radar Lawu - Karanganyar merupakan kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki keindahan alam yang beragam.
Salah satu kekayaannya yang dimiliki ialah indahnya air terjun. Salah satu kawasan yang menawarkan keindahan tersebut adalah Air Terjun Grojogan Sewu.
Air Terjun Grojogan Sewu ini merupakan air terjun paling ikonik. Air terjun ini masih merupakan bagian dari Hutan Wisata Grojogan Sewu.
Lokasinya berada di Jalan Raya Tawangmangu, Desa Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Berjarak 22 kilometer atau sekitar 36 menit dari pusat Kota Karanganyar.
Air Terjun Grojogan Sewu menyajikan pesona air terjun yang cantik dengan pepohonan hijau yang mengelilinginya.
Grojogan Sewu mempunyai air terjun bercabang-cabang, yang memiliki peluncuran berbentuk meluas.
Untuk bisa mencapai lokasi air terjun terdapat 2 pintu loket, yang pertama pengunjung harus melewati 550-an anak tangga dari pintu loket satu hingga ke air terjun.
Lantaran jalan masuk dan keluarnya berbeda, maka saat keluar pengunjung harus melewati anak tangga yang lain untuk kembali ke pintu masuk. Jumlah anak tangganya mencapai 700 buah. Jadi, total ada 1.250 anak tangga yang harus ditaklukkan untuk bisa mencapai titik air terjun.
Sementara di pintu loket dua lokasinya berada lebih di bawah dan lebih dekat dengan air terjun., pengunjung hanya melewati sedikit anak tangga dengan medan yang lebih landai untuk bisa sampai di Air Terjun Grojogan Sewu dari pintu loket 2.
Walaupun dibutuhkan tenaga yang ekstra, keindahan yang disuguhkan setibanya di air terjun sepadan dengan perjuangan yang dilakukan.
Pemandangan yang benar-benar indah memanjakan mata akan membuat rasa lelah akan hilang seketika. Selain air terjun itu sendiri, suara gemuruh air yang jatuh menambahkan nuansa alam yang menenangkan.
Air Terjun Grojogan Sewu ini memiliki ketinggian sekitar 81 meter, mempunyai debit air yang cukup tinggi.
Hal ini membuat aliran airnya terlihat sangat deras dari kejauhan. Derasnya aliran air ini juga tidak luput dari pemberian nama “Grojogan Sewu”.
Dalam Bahasa Jawa, Grojogan Sewu memiliki arti “Pancuran Seribu”. Air terjun ini juga diketahui hampir tidak pernah kering, meski pada musim kemarau sekalipun.
Selain keindahan alamnya yang benar-benar alami, di kawasan wisata air terjun Grojogan Sewu ini juga terdapat kawanan hewan liar seperti tupai dan kera.
Kawanan hewan liar ini bisa ditemukan di beberapa lokasi dan biasanya akan tertarik dengan pengunjung yang membawa bungkusan makanan.
Walau begitu pengunjung tidak perlu khawatir, terdapat beberapa petugas yang siap berjaga untuk menghalau kawanan hewan liar yang berusaha mendekat.
Oleh karena itu, pengunjung di himbau agar pengunjung tidak berusaha menyentuh atau memberi makan kawanan hewan liar yang ada di kawasan Air Terjun Grojogan Sewu.
Air Terjun Grojogan Sewu sendiri juga memiliki landscape yang bagus untuk dipotret dan dipamerkan ke media sosial. Salah satu spot foto menarik di air terjun Grojogan Sewu adalah jembatan yang membentang di depan air terjun.
Jembatan ini biasanya digunakan para pengunjung sebagai tempat foto atau sekadar menikmati keindahan air terjun dari jarak aman.
Untuk fasilitas yang ada di Wisata Air Terjun Grojogan Sewu ini juga terbilang lengkap, seperti toilet umum, mushola, warung makan, taman bermain, kolam renang, kios cinderamata, area parkir, hingga wahana flying fox. Fasilitas tersebut siap memberikan liburan yang menyenangkan.
Bagi yang ingin berkunjung di Air Terjun Grojogan Sewu ini wisatawan lokal akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp. 22 ribu, sedangkan wisatawan mancanegara Rp. 175 ribu.
Untuk jam operasionalnya wisata buka setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore.
Dengan pesonanya yang menakjubkan dan suasana alam yang menenangkan, Air Terjun Grojogan Sewu ini merupakan rekomendasi wisata wajib untuk dikunjungi saat berada di Karanganyar. (*)
Editor : Riana M.