Jawa Pos Radar Lawu - Berbagai macam cara dilakukan oleh banyak orang dalam mengisi akhir pekan, salah satunya dengan cara memancing.
Di Kabupaten Ngawi sendiri sering dijadikan jujugan bagi para pecinta mancing mania, seperti halnya dengan mengunjungi Waduk Sangiran.
Selain menjadi tempat irigasi, Waduk Sangiran ini juga banyak digunakan sebagai lahan rekreasi oleh banyak orang.
Area Waduk Sangiran yang sejuk dengan lanskap perbukitan bukit hijau yang indah, dipadu hamparan air yang tenang, membuat betah siapa saja yang singgah di waduk yang berada di Kabupaten Ngawi ini.
Waduk ini berada di di Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.
Lokasinya 24 kilometer dari pusat Kota Ngawi, bisa ditempuh sekitar 38 sampai 40 menit dengan berkendara.
Selain menjadi jujugan tempat wisata Waduk Sangiran ini juga surganya bagi para bagi para pecinta mancing mania.
Pasalnya banyak sekali ikan yang bertebaran di sekitar area waduk.
Beragam ikan tersaji di obyek Ngawi satu ini, seperti nila, tombro dan masih banyak lagi, dengan keberadaannya memberikan nuansa seru bisa berpiknik sembari mancing.
Berbagai jenis ikan tersaji di Waduk Sangiran ini tapi yang paling mendominasi populasi yakni ikan nila, tobro atau bahkan mujair.
Dengan keberadaannya aneka jenis ikan ini memberikan nuansa seru bisa berpiknik sembari mancing.
Dikutip Radar Lawu dari akun YouTube Doktor Cilik, untuk spot mancing Waduk Sangiran beragam, spot paling terkenal dan menjanjikan berada di spot pinjal mati atau yang lebih banyak dikenal dengan spot militer.
Disebut spot militer karena lokasinya mirip seperti tempat berlatihnya para abdi negara militer.
Lokasinya agak lumayan jauh, pemancing harus menyusuri waduk menggunakan perahu wisata sungai untuk bisa menuju spot menjanjikan tersebut.
Untuk tarif per perahu biaya dibandrol Rp. 120 ribu, 1 perahunya bisa memuat 6-8 orang.
Untuk umpanya pemancing tidak sulit untuk mendapatkannya, terdapat kios-kios yang berada dikawasan area waduk yang menjual kebutuhan bagi para pemancing.
Disitu tersedia umpan yang seperti lumut, atau umpan yang lainnya.
Hampir setiap hari para pemancing ramai datang silih berganti ke spot pinjal mati Waduk Sangiran ini.
Meski menjajikan para pemancing juga harus tetap memperhatikan sejumlah hal terutama perihal keselamatan.
Pasalnya Waduk Sangiran ini memiliki kedalaman yang cukup dalam dan cahaya yang minim saat malam hari. (*)
Editor : Riana M.