NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu - Libur Lebaran 2024 mulai 6-16 April. Waktu yang relatif panjang bagi pemudi untuk lebih lama di kampung halaman.
Kondisi itu disebut-sebut bakal berpengaruh terhadap kunjungan wisata di daerah yang berada di lereng Gunung Lawu ini.
''Kami optimistis libur Lebaran nanti kunjungan wisata akan naik signifikan,'' kata Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Wiwien Purwaningsih.
Wiwin mengungkapkan, puncak libur Lebaran 2024 diperkirakan pada 12-14 April. Merujuk tahun sebelumnya, tingkat kunjungan saat puncak liburan tembus tujuh ribu per destinasi.
''Pada 25 April 2023, Srambang Park dikunjungi 7.167 wisatawan dari dalam maupun luar daerah,'' ungkapnya.
Wiwien menyampaikan, ada 48.260 kunjungan wisata pada momen Lebaran tahun lalu.
Data itu tercatat dari tiga wisata unggulan di Ngawi dari total lebih dari 20 destinasi.
Perkebunan Teh Jamus, Srambang Park, dan Taman Wisata Tawun.
''Tahun ini akan mencoba mendata keseluruhan tingkat kunjungan selama Lebaran, tidak hanya sampel di tiga destinasi wisata,'' ungkapnya.
Destinasi wisata di Ngawi beragam. Jenis wisata alam ada wilayah di lereng Gunung Lawu sisi utara.
Meliputi Kebun Teh Jamus, Srambang Park, Suwono Indah Park, Air Terjun Pengantin, Sumber Koso, dan lainnya.
Wisata heritage, Benteng Van Den Bosch dan Museum Trinil.
Sementara destinasi buatan ada Taman Wisata Tawun, Taman Wisata Tirtonirmolo, dan lainnya. ''Destinasi wisata di Ngawi relatif lengkap,'' ujarnya. (sae/den)
Data Kunjungan Wisata Lebaran Tahun Lalu
- Taman Wisata Tawun: 8.090 wisatawan
- Srambang Park: 27.124 wisatawan
- Perkebunan Teh Jamus: 13.046 wisatawan
- Total: 48.260 wisatawan periode 15 April-1 Mei 2023