MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur diprediksi menjadi tujuan destinasi libur lebaran di Madiun Raya.
Selain menjadi surga alam di Magetan, Telaga Sarangan juga dilengkapi dengan fasilitas komplit bagi wisatawan.
Seperti diketahui, Telaga Sarangan, Magetan juga terkenal dengan mitos dan legenda yang hingga kini masih dipercaya oleh masyarakat.
Pun, Telaga Sarangan yang sudah terkenal sejak zaman penjajahan kolonial Belanda itu terus bersolek dengan penambahan berbagai spot terbaru.
Sementara, kondisi di Telaga Sarangan terpantau normal pada H+1 lebaran Kamis hari ini (11/4).
Diperkirakan kunjungan ke Telaga Sarangan mulai meningkat H+2 lebaran besok (12/4), dan puncaknya weekend lebaran ini.
Nah, berikut saran Jawa Pos Radar Lawu kepada wisatawan yang hendak libur lebaran ke Telaga Sarangan, Magetan. Terutama bagi wisatawan dari luar daerah.
Baca Juga: Waspadai Sleep Intertia saat Mengemudi, Mata Terjaga tapi Fungsi Otak dan Tubuh Tidur
Sampai di Kawasan Telaga Sarangan Maksimal Jam 09.00
Biasanya, jalur menuju destinasi Telaga Sarangan cukup macet saat libur lebaran, hingga perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Dianjurkan pengunjung berangkat lebih awal dari biasanya menuju Telaga Sarangan.
Usahakan sudah tiba di kawasan Telaga Sarangan sebelum pukul 08.00-09.00.
Jika kalian belum tiba di Telaga Sarangan sebelum jam 08.00-09.00 hampir dipastikan akan terjebat macet puluhan kilometer.
Belajar dari pengalaman lebaran tahun lalu, kemacetan di jalur menuju Telaga Sarangan terjadi sepanjang 10 kilometer.
Penumpukan kendaraan terjadi karena banyaknya wisatawan yang hendak menuju Telaga Sarangan saat libur lebaran.
Titik kemacetan di jalur menuju Telaga Sarangan dari arah timur biasanya terjadi di 7 kilometer sebelum destinasi wisata favorit di Magetan tersebut.
Sedangkan dari arah barat, titik macet berada di kawasan objek wisata penyangga di sekitar Telaga Sarangan.
Berkaca pada liburan-liburan sebelumnya, Pemkab setempat melakukan sistem buka tutup bagi pengunjung di Telaga Sarangan.
Di mana kondisi tersebut Telaga Sarangan over kapasitas, sehingga diperlukan sistem buka tutup.
Biasanya, pintu masuk Telaga Sarangan ditutup sekitar pukul 11.00, serta dibuka kembali pukul 15.00.
Kendati demikian, pemberlakuan sistem buka tutup Telaga Sarangan tersebut menyesuaikan kebijakan Pemkab setempat dan kondisi pengunjung pada libur lebaran.
Bagi wisatawan dari luar daerah yang hendak libur lebaran ke Telaga Sarangan disarankan melakukan reservasi penginapan jauh-jauh hari.
Biasanya, selama libur panjang termasuk lebaran tiap tahunnya, hotel, villa, maupun penginapan di kawasan Telaga Saragan full alias sudah dipesan.
Wisatawan akan kesulitan mencari kamar kosong jika tidak revervasi penginapan jauh-jauh hari.
Tidak kalah penting bagi wisatawan untuk menggunakan waktu seoptimal mungkin saat libur lebaran di Telaga Sarangan.
Selain itu, juga disarankan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama liburan di sana.
Terakhir, baca informasi terpercaya agar tidak keblinger. Tentu, wisatawan wajib menjaga kelestarian dan kebersihan saat libur lebaran di Telaga Sarangan. (fac/kid)