MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu - Eksotisme Telaga Sarangan di Lereng Gunung Lawu selalu menjadi langganan bagi wisatawan menghabiskan waktu saat libur natal dan tahun baru (nataru).
Wisatawan dari Jawa Tengah yang hendak menuju Jawa Timur maupun sebaliknya, jangan lupa mampir ke destinasi wisata Telaga Sarangan, Magetan.
Selain pemandangan alam yang menawan dan segarnya udara di Telaga Sarangan menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak cara bagaimana pengunjung menikmati keindahan alam di Telaga Sarangan.
Baca Juga: Tips Berwisata ke Telaga Sarangan saat Libur Nataru, Jangan Sampai Terjebak Macet Puluhan Kilometer
Mulai berjalan mengelilingi Telaga Sarangan, naik kuda, naik speedboat, dan mungkin hanya duduk-duduk sambil menikmati sate kelinci atau ayam.
For your information, penting bagi anda pengunjung yang hendak ke Telaga Sarangan mengetahui list harga makanan dan spot terbaru di Telaga Sarangan.
Paling tidak, untuk mengatur keuangan selama libur nataru ke Telaga Sarangan.
Banderol harga ini dihimpun Jawa Pos Radar Lawu Kamis (14/12) lalu. Harga tiket masuk (HTM) Telaga Sarangan untuk dewasa dibanderol Rp 20 ribu. Sedangkan anak-anak Rp 10 ribu.
Baca Juga: Apes, Dua Wisatawan Kejatuhan Batu di Telaga Sarangan
Bila pengunjung ingin naik kuda berkeliling Telaga Sarangan dibanderol Rp 70 ribu satu kali putaran. Kuda bisa dinaiki hanya satu orang dewasa atau dua anak-anak.
Bagi pengunjung yang ingin menguji adrenalin dan merasakan sensasi menelusuri Telaga Sarangan dapat naik speedboat.
Satu kali keliling Telaga Sarangan dibanderol Rp 80 ribu. Satu speedboat dapat diisi empat penumpang, pun harus memakai rompi pelampung.
Puas menikmati keindahan Telaga Sarangan, jangan lupa mencicipi kuliner khas daerah setempat.
Yakni, sate kelinci yang dibanderol Rp 20 ribu per satu porsi, serta sate ayam Rp 10 ribu untuk satu porsi.
Sebenarnya masih banyak lagi pilihan kuliner di Telaga Sarangan yang siap menggoyang lidah pengunjung. Mulai nasil pecel, jagung bakar, bakso, dan masih banyak lagi.
Jangan lupa juga kalau sudah di sana bawa oleh-oleh baju sarangan, gantungan kunci, atau mungkin sayur-sayuran yang masih segar. (fac/kid)
Editor : Nur Wachid