Jawa Pos Radar Lawu - Dangdut terus menemukan cara baru untuk beradaptasi dengan selera pendengar masa kini.
Bukan hanya mengandalkan cengkok dan irama khas, genre tersebut kini semakin sering berpadu dengan warna musik lain yang dekat dengan anak muda.
Salah satu wajah baru yang mencoba membawa perpaduan tersebut adalah Iwiw.
Penyanyi ini memperkenalkan konsep hipdut, perpaduan hip-hop dan dangdut, melalui single perdananya yang bertajuk “BHAAPP!!”.
Lagu tersebut resmi dirilis pada 3 Oktober 2026. Kehadiran “BHAAPP!!” sekaligus menjadi langkah awal Iwiw memperkenalkan karakter musiknya kepada publik.
Konsep hipdut menjadi bagian penting dalam debut Iwiw.
Perpaduan dua genre tersebut membuat “BHAAPP!!” memiliki pendekatan yang berbeda dari lagu dangdut konvensional.
Hip-hop dikenal dengan permainan ritme, rap, serta karakter vokal yang kuat. Sementara itu, dangdut memiliki identitas tersendiri melalui pola musik dan warna vokalnya.
Ketika keduanya dipadukan, muncul ruang baru yang lebih fleksibel untuk menyasar pendengar lintas generasi.
Baca Juga: Refleksi Lewat Dangdut Koplo: Saat Irama Musik Ikut Mengajarkan Cara Menghadapi Masalah
“BHAAPP!!” bukan hanya menjadi penanda debut Iwiw sebagai penyanyi, tetapi juga menjadi upaya membangun identitas sejak awal perjalanan kariernya.
Kehadiran musisi dengan pendekatan seperti Iwiw juga menunjukkan bahwa perkembangan dangdut tidak berhenti pada satu bentuk.
Genre yang telah lama menjadi bagian dari musik populer Indonesia tersebut terus beradaptasi melalui kolaborasi, produksi musik modern, hingga perpaduan dengan berbagai genre.
Sebagai single perdana, “BHAAPP!!” menjadi pembuka perjalanan Iwiw di industri musik.
Tantangan berikutnya tentu bagaimana karakter hipdut yang diperkenalkannya dapat terus dikembangkan dalam karya-karya berikutnya.
Debut sekaligus memperlihatkan bahwa pendatang baru memiliki banyak pilihan untuk mencari identitas musik.
Tidak harus meninggalkan akar dangdut, tetapi bisa mengemasnya melalui pendekatan yang lebih segar.
Dengan “BHAAPP!!”, Iwiw mencoba mengambil ruang tersebut.
Hipdut menjadi warna yang ditawarkan untuk mempertemukan energi hip-hop dengan karakter dangdut dalam satu karya.(*)
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : berbagai sumber