Dangdut Indonesia Menuju UNESCO, Nana Mardiana Ajak Insan Musik Bersatu

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:39 WIB
Nana Mardiana Perjuangkan Dangdut Diakui UNESCO. Foto: Hallo.id
Nana Mardiana Perjuangkan Dangdut Diakui UNESCO. Foto: Hallo.id

Jawa Pos Radar Lawu - Pedangdut Nana Mardiana kembali terlibat dalam upaya memperkuat posisi musik dangdut sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.

Kali ini, Nana dipercaya menjadi Ketua Panitia Diskusi Publik “Ngulik Soal Musik Dangdut” yang digelar Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026.

Diskusi ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap perjuangan agar musik dangdut Indonesia mendapatkan pengakuan di tingkat dunia.

Nana menilai keterlibatannya bukan sekadar menjalankan tugas organisasi.

Ia ingin forum tersebut ikut membuka ruang pembahasan mengenai masa depan dangdut sekaligus mendukung langkah menuju pengakuan UNESCO.

Sebagai salah satu pelaku musik dangdut, Nana merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga dan mengembangkan musik yang telah menjadi bagian dari perjalanan budaya Indonesia.

Menurutnya, upaya membawa dangdut ke panggung internasional tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak.

Pelaku seni, organisasi, pemerintah, hingga masyarakat pencinta dangdut dinilai perlu mengambil peran.

Baca Juga: The Virgin Jadi New Entry Bawa "Gila Dangdut" di Top Chart, Ada di Posisi 19

Nana juga menyatakan dukungannya terhadap perjuangan yang dilakukan Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) dalam mendorong dangdut memperoleh pengakuan dunia.

Nana berharap diskusi publik yang diselenggarakan FORWAN tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Forum tersebut diharapkan dapat mempertemukan berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadap perkembangan musik dangdut.

Sejumlah pemangku kepentingan dan pejabat terkait dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.

Nama Rhoma Irama juga disebut menjadi salah satu tokoh yang akan dilibatkan dalam diskusi.

Bagi Nana, dukungan terhadap perjuangan dangdut akan memiliki dampak lebih besar apabila dibicarakan secara terbuka dengan melibatkan berbagai pihak.

Ketua Umum FORWAN Sutrisno Buyil menjelaskan alasan organisasi menunjuk Nana sebagai ketua panitia.

Nana dinilai memiliki pengalaman dalam organisasi sekaligus memahami dunia musik dangdut.

Pengalamannya dalam menangani berbagai kegiatan FORWAN juga menjadi salah satu pertimbangan.

Dengan latar belakang tersebut, Nana dipercaya mampu mengawal pelaksanaan diskusi publik yang membawa isu tentang masa depan dangdut Indonesia.(*)

(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : JPNN.com, berbagai sumber
Musik Dangdut Nana Mardiana PAMDI unesco dangdut