Jawa Pos Radar Lawu - Panggung Dangdut Academy 8 kembali kehilangan salah satu pesertanya. Rofia asal Kuningan harus mengakhiri perjuangannya setelah tersenggol pada babak Top 17 Grup 1.
Hasil tersebut diketahui setelah rangkaian konser show dan result yang berlangsung pada 15 dan 16 September 2026.
Rofia menjadi peserta pertama yang harus meninggalkan persaingan di babak Top 17.
Perjalanan menuju titik tersebut tidak mudah.
Rofia sebelumnya harus melewati sejumlah tahapan kompetisi sebelum akhirnya masuk dalam jajaran 17 academia yang bertahan di Dangdut Academy 8.
Pada babak Top 17, Rofia tergabung dalam Grup 1 bersama Ikhwan asal Polewali Mandar, Diva dari Kuantan Singingi, serta Tazir asal Langkat.
Keempat peserta tampil dalam konser show sebelum hasil akhirnya ditentukan pada malam result.
Rofia juga mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan vokalnya melalui penampilan grup dan solo.
Salah satu penampilan grup mereka membawakan lagu Sekuntum Mawar Merah yang dikenal sebagai salah satu lagu dangdut populer.
Baca Juga: Pesan Melly Lee Jadi Sorotan di Dangdut Academy 8 untuk Perjalanan Rama dan Azzio
Setelah itu, masing-masing peserta kembali menunjukkan kemampuan secara individu di hadapan para juri dan penonton.
Setelah melewati babak result, nama Rofia akhirnya harus berada di posisi peserta yang tersenggol.
Artinya, penyanyi asal Kuningan itu tidak dapat melanjutkan langkah ke babak berikutnya.
Meski harus terhenti di Top 17, perjalanan Rofia di DA8 cukup panjang. Ia sebelumnya berhasil melewati babak-babak awal hingga masuk dalam jajaran peserta yang bertahan di panggung utama.
Perjuangannya juga sempat mencuri perhatian. Rofia dikenal bukan hanya karena kemampuan bernyanyi, tetapi juga kisah kesehariannya sebelum mengikuti kompetisi.
Tersingkirnya Rofia membuat jumlah peserta yang bertahan di Dangdut Academy 8 semakin berkurang.
Para academia yang masih berada di kompetisi kini harus kembali mempersiapkan diri menghadapi babak selanjutnya.
Setiap penampilan menjadi semakin penting. Kesalahan kecil bisa memengaruhi hasil, sementara penampilan yang kuat dapat membuka peluang untuk terus melaju.
Bagi Rofia, perjalanan di panggung Dangdut Academy 8 memang harus berakhir di Top 17.
Namun, kesempatan tampil di salah satu ajang dangdut bergengsi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan musiknya.(*)
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Haluankita, berbagai sumber, tirto.id