Jawa Pos Radar Lawu - Pagi itu, Roy Marten terkejut bukan main. Di area rumahnya yang berlokasi di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur, ada seekor ular sanca yang melingkar tenang. Bukan ukuran kecil, melainkan ular besar yang bisa membahayakan jika didekati sembarangan.
Kejadian ini berlangsung pada Kamis (27/8/2026). Tanpa ragu, Roy memilih meminta bantuan Damkar Jakarta Timur untuk mengevakuasi ular tersebut. Baginya, keselamatan keluarga dan tetangga adalah prioritas utama.
Dalam unggahannya, Roy mengaku kejadian seperti ini bukan yang pertama. Ia bahkan menyebut rumahnya seperti mengundang ular. Mungkin itu terdengar seperti candaan, tapi menyimpan kekhawatiran yang nyata.
Sebelumnya, pada Desember 2025, rumah Roy juga dimasuki ular sanca yang ditemukan di gudang. Saat itu petugas Damkar berhasil mengevakuasinya hanya dalam sekitar 10 menit sejak tiba di lokasi.
Menurutnya, ular tersebut sempat memangsa ayam peliharaan tetangganya sebelum masuk ke area rumahnya. Ini menunjukkan bahwa ular memang sedang mencari makanan di sekitar pemukiman.
Respons cepat dari Damkar Jakarta Timur memang patut diapresiasi. Dalam waktu singkat, tim berhasil mengamankan ular dan membawa keluar dari area rumah tanpa membahayakan penghuni.
Kasus ular sanca masuk ke rumah warga sebenarnya cukup umum terjadi, terutama di area yang masih dekat dengan habitat aslinya. Jakarta Timur, termasuk Pondok Gede dan Ciracas, merupakan wilayah yang masih memiliki banyak area hijau dan saluran air yang menjadi jalur pergerakan ular.
Damkar Jakarta Timur memiliki tim khusus untuk animal rescue yang terlatih menangani berbagai jenis ular, termasuk sanca dan kobra. Mereka menggunakan peralatan khusus dan teknik yang aman untuk menangkap dan melepasliarkan ular ke habitat yang sesuai.
Baca Juga: Gisel Dikabarkan Pacaran dengan Cinta Brian, Ini Komentar Roy Marten
Dari kasus di rumah Roy Marten ini bisa menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk lebih waspada serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah ular masuk rumah:
1. Tutup Celah dan Lubang
Periksa dinding, ventilasi, dan saluran air. Tutup semua celah yang bisa dimasuki ular dengan kawat atau semen.
2. Jaga Kebersihan Lingkungan
Jangan biarkan sampah menumpuk atau rumput terlalu tinggi. Ini bisa menjadi tempat persembunyian ular dan sumber makanan (tikus).
3. Amankan Hewan Peliharaan
Simpan ayam atau hewan kecil di kandang yang tertutup rapat, terutama malam hari.
4. Pasang Penerangan yang Cukup
Ular cenderung menghindari area yang terang. Pasang lampu di sekitar rumah untuk mengurangi kemungkinan ular mendekat.
5. Jangan Panik jika Menemukan Ular
Jika menemukan ular di rumah, jangan panik. Jangan coba tangkap sendiri. Segera hubungi Damkar atau petugas terkait.(*)
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : insertlive, berbagai sumber