Profil Ziva Magnolya: Dari Panggung Indonesian Idol hingga Menjadi Ratu Riffs and Runs Indonesia

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:00 WIB
Potret Penyanyi Ziva Magnolya
Potret Penyanyi Ziva Magnolya

Jawa Pos Radar Lawu - Nama Ziva Magnolya semakin lekat dengan karakter vokal yang khas di tengah perkembangan musik pop Indonesia. Lahir di Jakarta pada 14 Maret 2001 dengan nama lengkap Ziva Magnolya Muskitta, ia dikenal melalui kemampuan riffs and runs yang lincah, warna suara jernih, serta pembawaan panggung yang mampu memadukan kualitas vokal dan energi ceria.

Perjalanan Ziva menuju industri musik profesional bermula dari kompetisi televisi. Dari sana, ia perlahan membangun identitas sebagai penyanyi solo hingga menghasilkan sejumlah lagu yang mendapatkan tempat kuat di telinga pendengar Indonesia.

Dari Indonesian Idol hingga Karier Solo

Nama Ziva mulai mendapatkan perhatian luas ketika mengikuti Indonesian Idol Musim Kesepuluh pada 2019–2020. Kemampuan mengolah nada dan melakukan vocal runs menjadi salah satu keunggulan yang membuat penampilannya mudah dikenali.

Ziva kemudian mengakhiri kompetisi tersebut sebagai third-runner up atau juara ketiga. Hasil itu menjadi modal penting untuk melanjutkan langkahnya di industri musik setelah kompetisi berakhir.

Magnolya Menjadi Tonggak Penting

Karier solonya semakin berkembang ketika Ziva merilis album debut Magnolya pada 2022. Album tersebut memperkenalkan berbagai sisi musikalitasnya, terutama dalam membawakan lagu-lagu pop dengan sentuhan emosional.

Salah satu karya yang paling mencuri perhatian adalah "Peri Cintaku". Lagu ciptaan Yovie Widianto tersebut merupakan versi baru dari karya yang sebelumnya telah dikenal luas dan mendapatkan respons besar setelah dibawakan Ziva.

Selain itu, sejumlah lagu seperti "Pilihan Yang Terbaik" dan "Munafik" turut memperkuat citranya sebagai penyanyi yang mampu menyampaikan cerita patah hati dengan vokal penuh karakter.

Ketika Tiga Diva Muda Bersatu

Salah satu momen penting dalam perjalanan Ziva terjadi melalui proyek bersama Lyodra dan Tiara Andini. Ketiganya berkolaborasi dalam lagu "Menyesal", karya yang diproduseri Yovie Widianto.

Baca Juga: Profil HONNE: Ketika “Perasaan Terdalam” Berubah Menjadi Lagu Cinta yang Mendunia

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari proyek yang kerap dikaitkan dengan konsep trilogi Superwoman. Pertemuan tiga penyanyi jebolan Indonesian Idol itu sekaligus memperlihatkan kekuatan vokal generasi baru penyanyi perempuan Indonesia.

Eksplorasi Musik hingga Panggung Internasional

Ziva tidak membatasi dirinya pada balada. Ia juga mengeksplorasi warna pop dan R&B melalui sejumlah karya yang menampilkan karakter vokalnya secara lebih ringan dan enerjik.

Lagu seperti "Mata-Mata Harapan", "Cinta Senyap", dan "Cinta Kecewa" menunjukkan sisi musikalitas Ziva yang lebih cerah. Kemampuan vokalnya juga membawanya berkolaborasi dengan penyanyi Kanada Stacey Ryan dalam penampilan dan proyek yang berkaitan dengan lagu "Fall In Love Alone".

Merambah Dunia Akting

Kemampuan Ziva juga berkembang di luar musik. Ia mulai mencoba dunia seni peran dan tercatat tampil dalam film maupun proyek serial, memperluas ruang eksplorasinya sebagai entertainer.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Ziva tidak hanya ingin dikenal sebagai penyanyi dengan kemampuan teknik vokal tinggi. Ia juga terus mencari medium baru untuk mengembangkan kreativitasnya.

Zivellas Menjadi Bagian dari Perjalanan Ziva

Di atas panggung, Ziva menghadirkan kombinasi antara teknik bernyanyi yang kuat dan kepribadian yang ekspresif. Karakter tersebut membuat penampilannya terasa lebih dekat dengan penonton.

Perjalanan tersebut turut mendapatkan dukungan dari Zivellas, komunitas penggemarnya. Dukungan penggemar menjadi salah satu bagian yang ikut menjaga popularitas Ziva di tengah persaingan industri musik Indonesia.

Dengan kemampuan riffs and runs, warna vokal yang khas, serta keberanian bereksplorasi, Ziva Magnolya terus memperkuat identitasnya sebagai salah satu penyanyi muda penting dalam musik pop Indonesia. Karya-karyanya pun dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming musik digital secara legal. (*)

(Magang, Fadisca Zahra Prasetya - Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Profil Ziva Magnolya indonesian idol musik indonesia ziva magnolya