Jawa Pos Radar Lawu - Ada sesuatu yang berbeda ketika lagu HONNE mulai mengalun. Synthesizer yang lembut, vokal hangat, dan atmosfer romantisnya seolah membawa pendengar masuk ke sebuah ruang pribadi yang penuh kenangan. Dari produksi sederhana di London, duo ini kemudian membangun identitas musik yang mampu menjangkau pendengar di berbagai belahan dunia.
Dibentuk pada 2014, HONNE terdiri dari Andy Clutterbuck dan James Hatcher. Keduanya memadukan electro-pop, R&B, soul, dan elemen elektronik menjadi musik yang terdengar modern sekaligus intim.
Nama HONNE berasal dari istilah Jepang 本音 (honne), yang merujuk pada perasaan atau pikiran terdalam seseorang. Makna tersebut terasa selaras dengan karya mereka yang banyak mengeksplorasi cinta, kerentanan, hubungan, dan kehidupan sehari-hari.
Dari “Warm on a Cold Night” hingga LOVE ME / LOVE ME NOT
Perjalanan HONNE mulai menarik perhatian luas setelah mereka memperkenalkan “Warm on a Cold Night” pada 2014. Lagu tersebut kemudian menjadi bagian penting dari album debut dengan judul yang sama pada 2016.
Kesuksesan mereka semakin besar melalui album LOVE ME / LOVE ME NOT (2018). Sesuai konsepnya, album ini menggambarkan dua sisi hubungan manusia: perasaan bahagia sekaligus keraguan dan kesedihan.
Lagu yang Menjadi Favorit Pendengar
Beberapa lagu dari periode tersebut kemudian memperkuat popularitas HONNE, terutama:
- “Location Unknown” (feat. BEKA) — Perpaduan vokal lembut dan produksi elektronik yang menjadikan lagu ini begitu mudah melekat di ingatan.
- “Day 1 ◐” — Lagu romantis dengan nuansa cerah yang menggambarkan rasa bahagia dalam sebuah hubungan.
- “Me & You ◑” — Menampilkan karakter synth-pop HONNE yang santai sekaligus intim.
Eksplorasi Baru dan Cerita yang Semakin Personal
HONNE tidak berhenti pada formula romantis yang telah membuat mereka populer. Melalui no song without you (2020), mereka menghadirkan pendekatan yang lebih sederhana dengan sentuhan lo-fi dan akustik.
Eksplorasi tersebut berlanjut melalui karya-karya berikutnya hingga Ouch!. Tema yang diangkat pun berkembang, termasuk mengenai kedewasaan, keluarga, menjadi orang tua, serta apresiasi terhadap kehidupan.
Baca Juga: Profil Arash Buana, Suara Lembut yang Menemani Luka Anak Muda hingga Menembus Jutaan Pendengar
Indonesia dan Asia Jadi Bagian Penting
HONNE juga memiliki basis pendengar yang kuat di kawasan Asia. Indonesia menjadi salah satu pasar yang memperlihatkan antusiasme besar terhadap musik mereka, terutama melalui konser dan penampilan langsung.
Atmosfer intim menjadi salah satu kekuatan utama HONNE ketika tampil di atas panggung. Andy dan James mampu mengubah lagu-lagu yang terdengar personal di headphone menjadi pengalaman bersama ketika dinyanyikan ribuan orang.
Musik yang Menjembatani Jarak
Lebih dari satu dekade setelah terbentuk, HONNE tetap mempertahankan formula yang membuat mereka istimewa: produksi elektronik yang elegan, melodi mudah diingat, dan cerita yang terasa dekat dengan kehidupan pendengar.
Karya mereka menunjukkan bahwa musik romantis tidak harus selalu megah. Terkadang, kombinasi sederhana antara suara, suasana, dan kejujuran emosional justru mampu meninggalkan kesan paling dalam.
Bagi penggemar yang ingin kembali menikmati perjalanan musikal HONNE, album dan single resmi mereka tersedia melalui berbagai platform streaming musik digital. (*)
(Magang, Fadisca Zahra Prasetya - Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu