Toleranshoes One Step of Peace Kolaborasi Epic 6 Pemuka Agama dalam Satu Sepatu

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:52 WIB
Source: Instagram @aerostreet
Source: Instagram @aerostreet

Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah perbedaan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, sebuah sepatu bisa membawa pesan yang cukup sederhana tetapi bermakna: tetap berjalan bersama meski memiliki keyakinan yang berbeda.

Pesan itulah yang dibawa Toleranshoes - One Step of Peace, kolaborasi terbaru Aerostreet bersama enam pemuka agama di Indonesia. Kampanye ini mempertemukan tokoh dari berbagai latar keagamaan dalam satu karya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Beda Cara Beribadah Tetap Bisa Satu Langkah

Konsep Toleranshoes terangkum dalam kalimat “Beda server ibadah, satu server untuk melangkah!”. Kalimat tersebut menjadi gambaran bahwa setiap orang mungkin memiliki cara berbeda dalam menjalankan keyakinannya, tetapi perbedaan itu tidak harus membuat masyarakat berjalan sendiri-sendiri.

Sepatu dipilih sebagai simbol karena setiap orang menggunakannya untuk melangkah. Dari sini, Aerostreet ingin membawa pesan toleransi ke sesuatu yang sederhana dan dekat dengan keseharian, bukan hanya lewat kampanye atau slogan.

Kolaborasi ini melibatkan enam pemuka agama dari latar yang berbeda, yaitu pendeta, bli, bhante, habib, romo, dan jiao sheng. Keenamnya tampil bersama mengenakan Toleranshoes, memperlihatkan bahwa keberagaman dapat hadir dalam satu ruang tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing.

Bukan Sekadar Sepatu Edisi Terbatas

Toleranshoes juga membawa misi sosial. Seluruh hasil penjualannya akan didonasikan kepada salah satu veteran Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas jasa mereka.

Sepatu ini diproduksi hanya 1.945 pasang, angka yang merujuk pada tahun kemerdekaan Indonesia. Tersedia dalam ukuran 37-44 dengan harga Rp81.900. Toleranshoes dijadwalkan tersedia pada 17 Agustus 2026 pukul 12.00 WIB melalui Shopee Aerostreet.

Pada akhirnya, Toleranshoes bukan cuma tentang apa yang dipakai di kaki. Lewat One Step of Peace, Aerostreet mencoba menyampaikan bahwa Indonesia boleh memiliki banyak keyakinan, budaya, dan cara hidup, tetapi semuanya tetap bisa bertemu dalam satu langkah: menjaga perdamaian dan hidup berdampingan. (*)

(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : aerostreet
sepatu 17 agustus 1945 sepatu lokal aerostreet kemerdekaan indonesia