Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah berkembangnya musik pop modern, LANY menjadi salah satu band yang berhasil membangun identitas kuat melalui lagu-lagu bertema cinta, kehilangan, dan kerinduan. Perpaduan musik indie-pop, synth-pop, serta lirik yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat grup asal Amerika Serikat ini memiliki jutaan penggemar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sejak debut pada pertengahan 2010-an, LANY terus menunjukkan konsistensi dalam berkarya. Setiap album yang dirilis selalu menghadirkan warna emosional yang menjadi ciri khas mereka, menjadikan LANY sebagai salah satu grup musik pop paling berpengaruh di kalangan generasi muda.
Awal Terbentuknya LANY
LANY dibentuk pada 2014 oleh Paul Jason Klein, Jake Clifford Goss, dan Les Priest. Nama LANY merupakan singkatan dari LA (Los Angeles) dan NY (New York), dua kota yang melambangkan impian besar mereka untuk dikenal di seluruh Amerika Serikat.
Pada 2021, Les Priest memutuskan meninggalkan grup sehingga LANY kini beranggotakan dua personel utama, yakni:
- Paul Jason Klein – vokal, gitar, keyboard.
- Jake Clifford Goss – drum dan perkusi.
Meski mengalami perubahan formasi, LANY tetap mempertahankan karakter musik yang telah melekat sejak awal karier.
Debut Lewat EP dan Lagu "ILYSB"
Perjalanan LANY dimulai secara independen melalui beberapa EP yang dirilis pada awal pembentukan band.
Baca Juga: Profil Rebellion Rose: Band Punk Indonesia yang Menyuarakan Solidaritas Lewat Musik
EP seperti Acronyms (2014), Loved By You (2015), dan Make Out (2015) memperkenalkan warna musik synth-pop yang ringan namun emosional.
Popularitas mereka mulai melejit berkat lagu "ILYSB" (I Love You So Bad). Lagu tersebut menjadi salah satu karya paling ikonik dalam perjalanan karier LANY dan membuka jalan menuju pasar musik internasional.
Album-album yang Membesarkan Nama LANY
Setelah sukses dengan berbagai EP, LANY merilis sejumlah album studio yang semakin memperkuat eksistensi mereka di industri musik dunia.
Beberapa album penting tersebut antara lain:
- LANY (2017), album debut yang menghadirkan lagu-lagu seperti "Super Far", "Good Girls", dan "13".
- Malibu Nights (2018), album yang banyak terinspirasi dari pengalaman pribadi Paul Klein setelah putus cinta, dengan lagu populer seperti "Thru These Tears" dan "Malibu Nights".
- Mama's Boy (2020) yang mengeksplorasi kenangan masa kecil dan keluarga melalui lagu seperti "if this is the last time".
- gg bb xx (2021) yang menawarkan nuansa pop lebih cerah melalui lagu "ex i never had".
- I Really Really Hope So (2023) yang memperlihatkan perkembangan musikalitas serta pendekatan lirik yang lebih dewasa.
Setiap album menghadirkan cerita berbeda, namun tetap mempertahankan identitas LANY yang emosional dan mudah dinikmati.
Karakter Musik yang Menjadi Ciri Khas
LANY dikenal melalui perpaduan musik pop modern dengan sentuhan synth khas era 1980-an.
Karakter musik mereka ditandai oleh:
- Melodi yang lembut dan atmosferik.
- Dominasi instrumen synthesizer dengan nuansa dreamy.
- Lirik yang banyak mengangkat kisah cinta, patah hati, harapan, dan kerinduan.
- Vokal Paul Klein yang emosional dan mudah dikenali.
Formula tersebut membuat lagu-lagu LANY terasa dekat dengan pengalaman banyak pendengar, khususnya generasi muda.
Hubungan Istimewa dengan Penggemar Indonesia
Indonesia menjadi salah satu negara dengan basis penggemar terbesar bagi LANY.
Setiap kali menggelar konser di Jakarta maupun kota lain, tiket pertunjukan mereka hampir selalu terjual habis dalam waktu singkat. Antusiasme penggemar terlihat dari sesi sing-along yang berlangsung sepanjang konser, menciptakan suasana hangat dan emosional.
Kedekatan tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu destinasi yang rutin masuk dalam rangkaian tur dunia LANY.
Penampilan Panggung yang Emosional
Selain dikenal melalui karya studio, LANY juga memiliki reputasi sebagai band yang kuat saat tampil langsung.
Baca Juga: Profil Ari Lasso: Legenda Pop-Rock Indonesia dengan Perjalanan Karier yang Menginspirasi
Paul Klein tampil komunikatif dan mampu membangun hubungan emosional dengan penonton. Sementara itu, aransemen musik yang terdengar megah di atas panggung membuat setiap konser LANY menghadirkan pengalaman yang berbeda dibanding mendengarkan lagu melalui platform digital.
Perpaduan visual sederhana, tata cahaya yang elegan, dan penampilan penuh penghayatan menjadi ciri khas konser mereka.
LANY Tetap Menjadi Salah Satu Band Pop Favorit Dunia
Lebih dari satu dekade berkarya, LANY berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu band indie-pop paling populer di dunia. Konsistensi menghadirkan lagu-lagu yang jujur, emosional, dan mudah diterima membuat karya mereka terus didengarkan oleh jutaan orang dari berbagai negara.
Dengan perjalanan karier yang terus berkembang dan hubungan yang erat dengan para penggemar, LANY membuktikan bahwa musik sederhana yang lahir dari pengalaman pribadi mampu menjangkau pendengar lintas budaya dan generasi.
Seluruh album dan lagu LANY kini dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
(Magang Fadisca Zahra Prasetya, Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu