Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah perubahan tren musik Indonesia yang terus berkembang, HiVi! menjadi salah satu grup yang mampu mempertahankan identitasnya. Sejak debut pada 2009, band asal Jakarta ini dikenal lewat lagu-lagu bertema cinta, persahabatan, dan masa muda yang dikemas dalam aransemen pop ringan dengan sentuhan jazz serta akustik. Konsistensi tersebut membuat HiVi! tetap memiliki tempat di hati pendengar lintas generasi.
Diperkuat oleh Ezra Mandira, Febrian Nindyo, dan Ilham Aditama, HiVi! telah melewati berbagai fase perjalanan karier, termasuk perubahan formasi vokalis. Meski demikian, karakter musik mereka tetap mudah dikenali dan terus berkembang mengikuti zaman.
Awal Terbentuknya HiVi!
HiVi! resmi dibentuk di Jakarta pada tahun 2009. Nama "HiVi!" merupakan gabungan dari kata "Hi" dan "Victory", yang menggambarkan semangat menyapa sekaligus membawa energi positif melalui karya-karya musik mereka.
Sejak awal, grup ini mengusung musik pop yang dipadukan dengan unsur jazz-pop, acoustic-pop, hingga sentuhan musik era 1980-an. Harmoni vokal yang menjadi ciri khas membuat HiVi! tampil berbeda dibandingkan banyak grup pop lainnya di Indonesia.
Album dan Lagu-Lagu yang Membesarkan Nama HiVi!
Baca Juga: Sabrina Carpenter: Perjalanan Karier Sang Ikon Pop Baru yang Mendunia
Karier HiVi! semakin berkembang setelah merilis album debut Say Hi! To HiVi! pada 2012. Album tersebut memperkenalkan sejumlah lagu yang berhasil menarik perhatian penikmat musik Indonesia.
Beberapa lagu populer dari album ini antara lain:
- Indahnya Dirimu
- Orang Ke-3
Kesuksesan tersebut berlanjut melalui album Kereta Kencan (2017). Album ini melahirkan sejumlah lagu yang hingga kini masih sering diputar di berbagai platform streaming maupun media sosial, seperti:
- Siapkah Kau 'Tuk Jatuh Cinta Lagi
- Pelangi
- Remaja
Lagu Remaja menjadi salah satu karya paling ikonis HiVi! karena kerap digunakan sebagai lagu latar momen kelulusan, perpisahan, hingga berbagai konten nostalgia.
Selanjutnya, HiVi! merilis album CERITERA pada 2019 yang diproduseri oleh Tohpati. Album ini memperlihatkan perkembangan musikalitas mereka melalui aransemen yang lebih matang tanpa meninggalkan karakter pop yang menjadi identitas utama.
Perubahan Formasi yang Tidak Mengubah Identitas Musik
Perjalanan HiVi! juga diwarnai perubahan personel. Setelah vokalis Dea Dalila meninggalkan grup pada 2016, posisi tersebut diisi oleh Neida Aleida yang turut mewarnai perjalanan band selama beberapa tahun berikutnya.
Walaupun mengalami pergantian anggota, HiVi! tetap mempertahankan kualitas harmoni vokal dan warna musik yang telah melekat di telinga para penggemarnya. Konsistensi inilah yang membuat mereka mampu bertahan di industri musik Indonesia selama lebih dari satu dekade.
Kekuatan HiVi! di Atas Panggung
Selain dikenal lewat karya rekaman, HiVi! juga memiliki reputasi sebagai band dengan penampilan panggung yang hangat dan interaktif. Setiap konser mereka dipenuhi suasana sing-along karena sebagian besar lagu telah akrab di telinga penonton.
Interaksi yang dekat dengan penggemar membuat komunitas HiFriends terus berkembang. Kehadiran basis penggemar yang loyal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga eksistensi HiVi! di industri musik nasional.
Tetap Relevan di Tengah Perubahan Industri Musik
Di era digital, HiVi! berhasil mempertahankan popularitas melalui berbagai platform streaming musik. Lagu-lagu mereka terus menemukan pendengar baru berkat media sosial, playlist digital, hingga berbagai penampilan di festival musik.
Kemampuan menghadirkan musik yang ringan, romantis, dan mudah dinikmati membuat karya-karya HiVi! tetap relevan bagi generasi lama maupun pendengar muda. Dengan konsistensi tersebut, HiVi! berhasil membangun reputasi sebagai salah satu grup pop Indonesia yang paling stabil dan berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi penikmat musik pop Indonesia, deretan lagu HiVi! masih dapat dinikmati secara legal melalui berbagai layanan streaming musik seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
(Magang Fadisca Zahra Prasetya, Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu