Jawa Pos Radar Lawu - Ada banyak mobil sport Jepang yang berhasil mencuri perhatian dunia. Namun, jika berbicara tentang status legenda, nama Toyota Supra MK4 hampir selalu masuk dalam daftar teratas. Meski produksinya telah berakhir sejak awal 2000-an, pamor mobil ini justru terus meningkat dan harganya melambung di pasar mobil kolektor.
Bagi para penggemar otomotif, Supra MK4 bukan sekadar mobil sport. Ia adalah simbol performa, keandalan, sekaligus budaya modifikasi yang membuatnya dijuluki sebagai Raja JDM (Japanese Domestic Market).
Lahir di Era Keemasan Mobil Sport Jepang
Toyota memperkenalkan Supra generasi keempat atau A80 pada 1993.
Dibanding pendahulunya, Supra MK4 hadir dengan desain yang lebih aerodinamis, bobot lebih ringan, dan teknologi yang jauh lebih modern. Mobil ini dirancang untuk bersaing dengan berbagai mobil sport terbaik pada masanya, baik dari Jepang maupun Eropa.
Meski tampil elegan, Supra tetap mempertahankan karakter sebagai mobil yang mengutamakan performa tinggi.
Mesin 2JZ yang Menjadi Legenda
Salah satu alasan terbesar mengapa Supra MK4 begitu dihormati adalah mesin 2JZ-GTE.
Mesin enam silinder segaris berkapasitas 3.0 liter twin-turbo ini dikenal memiliki konstruksi yang sangat kuat. Dalam kondisi standar, tenaganya sudah mampu memberikan performa yang mengesankan.
Namun, keunggulan sesungguhnya terletak pada potensi modifikasinya. Dengan peningkatan komponen tertentu dan penyetelan yang tepat, mesin 2JZ mampu menghasilkan tenaga ratusan hingga lebih dari seribu horsepower tanpa harus mengganti blok mesin bawaan.
Kemampuan inilah yang membuat 2JZ dianggap sebagai salah satu mesin terbaik dalam sejarah otomotif.
Melambung Berkat Fast & Furious
Popularitas Toyota Supra MK4 semakin meningkat setelah tampil dalam film The Fast and the Furious (2001).
Mobil berwarna oranye yang dikendarai karakter Brian O'Conner, diperankan oleh Paul Walker, langsung menjadi ikon budaya pop. Sejak saat itu, Supra tidak hanya dikenal oleh pecinta otomotif, tetapi juga oleh masyarakat umum di berbagai belahan dunia.
Kemunculan tersebut membuat permintaan terhadap Supra MK4 meningkat drastis dan memperkuat statusnya sebagai mobil impian banyak orang.
Baca Juga: Meski Telah Tiada, Lagu XXXTentacion Masih Didengar Jutaan Orang hingga Sekarang
Favorit Dunia Modifikasi
Toyota Supra MK4 juga menjadi salah satu mobil yang paling sering dimodifikasi.
Beberapa alasan yang membuatnya digemari para tuner antara lain:
- Mesin 2JZ yang terkenal tangguh.
- Penggerak roda belakang yang ideal untuk performa.
- Ketersediaan suku cadang aftermarket yang melimpah.
- Potensi peningkatan tenaga yang sangat besar.
Tak heran jika Supra sering tampil dalam ajang drag race, time attack, drifting, hingga berbagai pameran modifikasi internasional.
Harga yang Terus Meroket
Saat masih diproduksi, Supra MK4 memang bukan mobil murah. Namun, nilainya kini jauh lebih tinggi.
Unit yang masih orisinal, terutama versi twin-turbo dengan transmisi manual enam percepatan, menjadi incaran para kolektor. Dalam beberapa tahun terakhir, harga Supra MK4 terus meningkat karena jumlah unit yang semakin terbatas, sementara permintaan tetap tinggi.
Fenomena ini menjadikan Supra bukan hanya mobil sport, tetapi juga aset koleksi yang bernilai tinggi.
Lebih dari Sekadar Mobil Sport
Toyota Supra MK4 bukan hanya dikenal karena kecepatannya. Mobil ini berhasil menghubungkan dunia balap, budaya modifikasi, dan industri hiburan dalam satu paket yang sulit ditandingi.
Banyak mobil sport baru hadir dengan teknologi yang lebih canggih, tetapi Supra tetap memiliki tempat khusus di hati para penggemarnya. Karakter mesin 2JZ, desain yang ikonik, serta sejarah panjangnya membuat Supra terus dikenang sebagai salah satu mobil sport Jepang terbaik sepanjang masa.
Julukan Raja JDM pun bukan sekadar sebutan. Bagi banyak pecinta otomotif, Toyota Supra MK4 adalah simbol era keemasan mobil sport Jepang yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang.
Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu