Radar Jawa Pos Lawu - Di saat kebanyakan remaja seusianya masih duduk di bangku sekolah, Rasyah Rasyid justru berhasil mengukir prestasi di panggung esports dunia. Pemain yang baru berusia 16 tahun ini sukses membawa EVOS Divine meraih gelar juara dunia Free Fire, sekaligus membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk bersaing di level tertinggi.
Namanya memang sudah dikenal sejak bergabung dengan EVOS pada usia yang sangat muda. Namun, pencapaiannya di turnamen dunia membuat Rasyah semakin diperbincangkan sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Indonesia.
Bergabung dengan EVOS Sejak Usia Sangat Muda
Rasyah mulai menjadi bagian dari EVOS ketika usianya masih belasan tahun. Kemampuannya dalam membaca permainan, akurasi tembakan, serta keberanian mengambil keputusan membuatnya dipercaya mengisi skuad utama EVOS Divine.
Meski menjadi salah satu pemain termuda di tim, Rasyah mampu bersaing dengan pemain-pemain yang jauh lebih berpengalaman. Performa konsistennya membuat namanya terus mendapat perhatian dari komunitas Free Fire.
Juara Dunia di Usia 16 Tahun
Puncak perjalanan karier Rasyah terjadi ketika EVOS Divine berhasil menjuarai kompetisi dunia Free Fire Esports World Cup 2025. Dalam turnamen tersebut, Rasyah tampil impresif dan bahkan dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP).
Prestasi tersebut menjadikannya salah satu pemain termuda yang berhasil meraih gelar juara dunia di kancah Free Fire. Penampilannya yang tenang di bawah tekanan menjadi salah satu faktor penting keberhasilan EVOS membawa pulang trofi dunia.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Kesuksesan Rasyah menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Dengan latihan yang konsisten, disiplin, dan kerja sama tim yang baik, ia mampu bersaing dengan pemain-pemain terbaik dari berbagai negara.
Perjalanannya juga menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia yang ingin berkarier di dunia esports secara profesional.
Masa Depan yang Masih Panjang
Kini, di usia yang masih sangat muda, Rasyah masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Banyak penggemar berharap ia dapat menambah koleksi gelar bersama EVOS sekaligus mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain terbaik Indonesia.
Dengan kemampuan mekanik yang matang dan pengalaman tampil di turnamen internasional sejak usia remaja, Rasyah menjadi bukti bahwa pembinaan talenta muda mampu melahirkan atlet esports berkelas dunia. Perjalanannya bersama EVOS pun diperkirakan masih akan menghadirkan banyak prestasi di masa mendatang. (*)
Anggie Putri Wijayanti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : https://liquipedia.net/freefire/Rasyah