Jawa Pos Radar Lawu - NIKI kembali menunjukkan kemampuannya sebagai penulis lagu yang piawai menyampaikan emosi lewat karya berjudul Ocean & Engines. Lagu yang menjadi bagian dari album Nicole ini masih terus mendapat perhatian karena liriknya yang mendalam dan aransemen yang mampu menggambarkan perjalanan emosional seseorang saat harus mengakhiri hubungan yang pernah begitu berarti.
Sejak dirilis, Ocean & Engines menjadi salah satu lagu NIKI yang paling banyak dibicarakan oleh penggemar. Tak sedikit pendengar yang menganggap lagu ini sebagai gambaran nyata tentang beratnya menerima kenyataan ketika dua orang yang saling mencintai akhirnya harus memilih jalan masing-masing.
Aransemen yang Tumbuh Bersama Emosi
Secara musikal, Ocean & Engines dibangun dengan komposisi yang berkembang perlahan. Lagu dibuka menggunakan petikan gitar akustik yang sederhana, dipadukan dengan vokal NIKI yang lembut dan intim. Suasana tersebut membuat pendengar seolah diajak memasuki ruang penuh kenangan sebelum emosi lagu perlahan meningkat.
Memasuki bagian pertengahan hingga klimaks, instrumen bertambah dengan kehadiran piano, string, dan dentuman drum yang semakin kuat. Perubahan dinamika ini memperlihatkan perjalanan perasaan yang awalnya dipendam hingga akhirnya meledak menjadi luapan emosi yang sulit dibendung.
Makna Metafora "Ocean" dan "Engines"
Salah satu kekuatan terbesar lagu ini terdapat pada penggunaan metafora dalam liriknya. "Ocean" dan "Engines" menjadi simbol jarak serta perjalanan yang memisahkan dua orang yang sebelumnya begitu dekat.
Melalui rangkaian lirik tersebut, NIKI menggambarkan momen ketika seseorang harus menerima bahwa hubungan tidak selalu bisa dipertahankan meski rasa sayang masih ada. Perpisahan bukan semata karena hilangnya cinta, tetapi karena keadaan yang memaksa kedua pihak berjalan ke arah berbeda.
Lagu ini juga menyoroti proses menerima kenyataan bahwa melepaskan seseorang terkadang menjadi bentuk kasih sayang terakhir yang dapat diberikan.
Lirik yang Dekat dengan Pengalaman Pendengar
Kejujuran dalam penulisan lirik membuat Ocean & Engines mudah diterima oleh banyak orang. NIKI tidak berusaha menggambarkan perpisahan secara dramatis, melainkan melalui detail-detail sederhana yang terasa sangat personal.
Pendengar diajak merasakan bagaimana kenangan, kebiasaan, hingga momen-momen kecil bersama orang terkasih tetap tertinggal meski hubungan telah berakhir. Pendekatan seperti inilah yang membuat lagu tersebut memiliki hubungan emosional kuat dengan banyak pendengarnya.
Tak heran jika Ocean & Engines kerap digunakan sebagai latar berbagai konten di media sosial, mulai dari video perjalanan, momen perpisahan, hingga kisah hubungan jarak jauh. Banyak pengguna merasa liriknya mampu mewakili pengalaman yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Bukti Kematangan NIKI sebagai Songwriter
Baca Juga: Dari Laksa Benteng hingga Japanese Souffle Pancake, Ini 10 Kuliner Favorit di Pasar Lama Tangerang
Lagu ini semakin mengukuhkan reputasi NIKI sebagai salah satu penulis lagu Indonesia yang mampu bersaing di industri musik internasional. Cara ia menyusun cerita, membangun emosi, hingga memilih metafora sederhana tetapi bermakna menjadi ciri khas yang terus mendapat apresiasi dari pendengar maupun kritikus musik.
Meski mengangkat tema patah hati, Ocean & Engines tidak hanya berbicara tentang kehilangan. Lagu ini juga mengisahkan proses menerima perubahan, belajar melepaskan, dan memahami bahwa tidak semua hubungan berakhir sesuai harapan.
Dengan perpaduan aransemen yang sinematik, vokal yang penuh penghayatan, serta lirik yang menyentuh, Ocean & Engines menjadi salah satu karya paling emosional dalam katalog musik NIKI. Lagu ini terus dikenang sebagai balada yang mampu menggambarkan rumitnya cinta, jarak, dan perpisahan melalui cara yang sederhana namun begitu membekas.
Fadisca Zahra Prasetya, Universitas Negeri Surabaya.
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu