Jawa Pos Radar Lawu - Olivia Rodrigo kembali mencuri perhatian pencinta musik dunia melalui perilisan lagu berjudul "Less". Tak lama setelah dirilis, lagu tersebut langsung menjadi bahan perbincangan di berbagai platform digital dan mendapat sambutan hangat dari para penggemar. Karya terbaru ini kembali menampilkan ciri khas Olivia sebagai penyanyi sekaligus penulis lagu yang piawai mengangkat tema patah hati, kehilangan, dan pergulatan emosi dengan pendekatan yang jujur.
Lewat "Less", Olivia menghadirkan perjalanan emosional yang terasa intim. Lagu ini mengajak pendengar menyelami perasaan seseorang yang tengah berusaha menerima kenyataan setelah sebuah hubungan berakhir. Narasi yang dibangun terasa personal, tetapi tetap mudah dipahami oleh banyak orang yang pernah mengalami pengalaman serupa.
Perpaduan Pop Ballad dan Alt-Rock yang Dramatis
Dari sisi musikalitas, "Less" menawarkan dinamika yang kuat. Lagu dibuka dengan nuansa pop ballad yang lembut dan melankolis, kemudian berkembang menjadi aransemen alt-rock dengan dentuman drum yang lebih intens serta permainan gitar elektrik yang semakin dominan.
Perubahan tempo tersebut menciptakan kontras emosional yang membuat setiap bagian lagu terasa memiliki makna tersendiri. Karakter vokal Olivia yang ekspresif juga menjadi kekuatan utama dalam menyampaikan setiap lirik, mulai dari bisikan lembut hingga luapan emosi yang penuh tenaga.
Aransemen yang Menguatkan Cerita
Pilihan produksi musik yang berlapis membuat "Less" tidak hanya nyaman didengar, tetapi juga mampu membangun suasana secara bertahap. Instrumen yang awalnya sederhana perlahan berkembang menjadi lebih penuh, mengikuti perkembangan cerita yang disampaikan melalui lirik.
Pendekatan seperti ini menjadi salah satu ciri khas Olivia Rodrigo dalam menghasilkan lagu yang mampu menghubungkan unsur musik dengan narasi secara utuh.
Baca Juga: Profil DEANKT, Eks Vice President EVOS yang Sukses Berkarier sebagai YouTuber
Lirik yang Mengangkat Pergulatan Emosi
Salah satu daya tarik terbesar "Less" terletak pada penulisan liriknya. Olivia kembali mengangkat tema kehilangan, rasa tidak percaya diri, hingga proses menerima kenyataan ketika seseorang mulai kehilangan tempat dalam kehidupan orang yang pernah dicintainya.
Alih-alih menggunakan ungkapan yang rumit, lirik lagu ini memilih bahasa yang sederhana namun penuh makna. Detail-detail kecil yang dihadirkan membuat cerita terasa lebih dekat dengan pengalaman banyak pendengar.
Kejujuran tersebut menjadi alasan mengapa karya-karya Olivia sering dianggap relevan oleh generasi muda yang mencari ruang untuk mengekspresikan perasaan mereka.
Viral di Media Sosial
Popularitas "Less" juga didorong oleh antusiasme pengguna media sosial. Potongan lirik dan cuplikan lagu mulai banyak digunakan sebagai latar berbagai konten di TikTok, Instagram Reels, hingga platform video pendek lainnya.
Video bertema refleksi diri, perjalanan setelah putus cinta, hingga kompilasi momen emosional menjadi jenis konten yang paling banyak memanfaatkan lagu ini. Kehadiran "Less" pun memperlihatkan bagaimana sebuah lagu dapat berkembang menjadi bagian dari ekspresi digital para pendengarnya.
Mendapat Respons Positif dari Penggemar
Sejak diumumkan, "Less" memperoleh respons positif dari para penggemar yang memuji kedewasaan musikalitas Olivia Rodrigo. Banyak yang menilai lagu ini tetap mempertahankan identitas khas sang musisi, tetapi menghadirkan pendekatan yang lebih matang baik dari sisi aransemen maupun penyampaian emosi.
Dengan perpaduan lirik yang kuat, aransemen yang dinamis, serta karakter vokal yang khas, "Less" kembali menunjukkan kemampuan Olivia Rodrigo dalam menghadirkan karya yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para pendengarnya.
Fadisca Zahra Prasetya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu