Jawa Pos Radar Lawu - Lagu Poppies Lane Memory menjadi salah satu karya Slank yang cukup dikenal sejak dirilis dalam album Tujuh pada 1997. Selama bertahun-tahun, banyak pendengar menganggap lagu tersebut berkisah tentang kenangan para personel Slank dengan sejumlah perempuan di kawasan Poppies Lane, Kuta, Bali. Namun, anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya benar.
Bimbim dan Kaka pernah mengungkapkan bahwa nama-nama perempuan yang disebut dalam lagu tersebut bukan merujuk pada sosok nyata. Nama-nama itu sengaja digunakan sebagai kamuflase untuk menyamarkan makna asli lagu.
Nama Perempuan yang Menjadi Kode
Dalam penjelasan mereka di kanal YouTube Slank Music, setiap nama yang muncul dalam lirik ternyata memiliki arti tersendiri.
Adapun maknanya sebagai berikut:
- Mira merupakan singkatan dari mushroom atau jamur halusinogen.
- Disa merujuk pada acid atau LSD.
- Corrine mengacu pada cocaine atau kokain.
- Petty merupakan kode untuk putaw atau heroin.
- Joy melambangkan ganja.
Penggunaan nama samaran tersebut membuat lagu ini selama bertahun-tahun dipahami sebagai kisah tentang beberapa perempuan, padahal liriknya menggambarkan pengalaman Slank ketika bersentuhan dengan berbagai jenis narkoba.
Berangkat dari Kenangan di Poppies Lane
Judul lagu diambil dari kawasan Poppies Lane di Kuta, Bali. Pada awal 1990-an, kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Bagi para personel Slank, kawasan itu juga menyimpan berbagai pengalaman yang kemudian menjadi inspirasi penulisan lagu. Kata Memory pada judul lagu menjadi penanda bahwa karya tersebut merupakan kilas balik terhadap masa lalu mereka.
Bukan Bentuk Glorifikasi Narkoba
Meski liriknya mengandung simbol-simbol yang berkaitan dengan narkoba, Poppies Lane Memory tidak dibuat untuk mengagungkan penyalahgunaan zat terlarang.
Lagu tersebut justru menjadi catatan perjalanan Slank pada masa ketika beberapa personelnya masih terjerat narkoba. Setelah berhasil keluar dari fase tersebut, Slank dikenal aktif menyuarakan kampanye antinarkoba melalui berbagai kegiatan sosial maupun karya musik.
Karena itu, lagu ini lebih tepat dipahami sebagai refleksi atas masa lalu daripada bentuk pembenaran terhadap gaya hidup tersebut.
Lagu dengan Makna yang Baru Dipahami Banyak Pendengar
Hingga kini, Poppies Lane Memory masih menjadi salah satu lagu Slank yang kerap diperdengarkan penggemarnya. Setelah penjelasan dari Bimbim dan Kaka mengenai arti nama-nama dalam lirik tersebut, banyak pendengar baru menyadari bahwa lagu ini menyimpan makna yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar cerita tentang beberapa perempuan.
Di balik lirik yang sederhana, Poppies Lane Memory merekam salah satu fase penting dalam perjalanan Slank sebelum akhirnya bangkit dan meninggalkan masa kelam mereka.
Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu