Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

3 Bulan Pascabanjir Aceh, Sekolah Rusak Parah hingga Siswa Terpaksa Belajar di Ruko

Nur Wachid • Minggu, 1 Maret 2026 | 17:35 WIB

Penuturan influencer Vilmei terkait sekolah darurat hingga hunian sementara di Aceh usai terdampak bencana banjir bandang.
Penuturan influencer Vilmei terkait sekolah darurat hingga hunian sementara di Aceh usai terdampak bencana banjir bandang.

Jawa Pos Radar Lawu – Kondisi pendidikan di sejumlah wilayah Aceh pascabanjir bandang kembali menjadi sorotan publik setelah influencer sekaligus relawan bencana, Meicy Villia alias Vilmei, membagikan situasi terkini di lokasi terdampak.

Melalui unggahan Instagram pribadinya pada Minggu, 1 Maret 2026, Vilmei mengungkapkan bahwa banyak sekolah di Aceh mengalami kerusakan berat setelah banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.

Menurutnya, sebagian bangunan sekolah bahkan sudah tidak memungkinkan untuk direnovasi.

“Banyak sekolah yang sudah tidak bisa direnovasi di Aceh,” ujar Vilmei dalam unggahannya.

Kondisi tersebut membuat aktivitas belajar mengajar harus dipindahkan ke lokasi sementara demi memastikan pendidikan anak-anak tetap berjalan.

Ruko dan Tenda Jadi Sekolah Darurat

Vilmei menjelaskan, sejumlah siswa kini menjalani kegiatan belajar di tempat darurat, mulai dari ruko kosong hingga tenda bantuan.

“Ini sekolah darurat di Aceh, akhirnya para murid belajar di ruko dan sebagian belajar di tenda,” tuturnya.

Bencana banjir bandang sebelumnya merusak berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah, akses jalan, serta permukiman warga. Akibatnya, banyak keluarga masih belum dapat kembali ke rumah mereka.

Sebagian korban bahkan masih tinggal di tenda pengungsian karena hunian lama hilang tersapu arus banjir.

Pembangunan 137 Hunian Sementara

Dalam unggahan lain pada Sabtu, 28 Februari 2026, Vilmei juga menyoroti pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

Ia menyebutkan terdapat sedikitnya 137 unit rumah sementara yang sedang dibangun untuk membantu para korban.

“137 rumah sementara untuk warga Aceh. Sederhana, tapi cukup bikin nyaman. Bulan ini semoga bisa selesai,” ungkapnya.

Program hunian sementara tersebut diharapkan mampu membantu warga memulai kembali kehidupan mereka sambil menunggu proses pemulihan permanen.

Semangat Anak-anak Tuai Pujian Warganet

Meski berada dalam keterbatasan, Vilmei memuji semangat anak-anak Aceh yang tetap antusias menuntut ilmu.

Unggahan tersebut menuai perhatian luas di media sosial dan telah disukai lebih dari 58,3 ribu pengguna Instagram hingga Minggu, 1 Maret 2026 pukul 14.30 WIB.

Banyak warganet turut memberikan dukungan serta doa agar proses pemulihan pascabencana di Aceh dapat segera berjalan maksimal dan fasilitas pendidikan kembali normal. ***

Editor : Nur Wachid
#sekolah darurat #aceh #bencana #influencer #banjir bandang