Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pencarian Pelatih Valencia dan Anaknya di Labuan Bajo Masih Berlanjut di Tengah Cuaca Ekstrem

Nur Wachid • Senin, 29 Desember 2025 | 21:52 WIB

Pencarian Pelatih Valencia dan Anaknya di Labuan Bajo Masih Berlanjut di Tengah Cuaca Ekstrem
Pencarian Pelatih Valencia dan Anaknya di Labuan Bajo Masih Berlanjut di Tengah Cuaca Ekstrem

Jawa Pos Radar Lawu - Upaya pencarian terhadap pelatih sepak bola Spanyol dan keluarganya yang hilang dalam kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur masih terus berlanjut meskipun dihadang kondisi cuaca yang buruk.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan memperluas area pencarian setelah insiden nahas yang terjadi pada Jumat malam (26/12/2025).

Peristiwa bermula ketika kapal wisata pinisi KM Putri Sakinah yang sedang membawa turis dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar mengalami mati mesin dan diterjang gelombang tinggi hingga akhirnya tenggelam di Selat Padar.

Dari 11 orang penumpang, tujuh berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya termasuk pelatih tim B wanita Valencia CF dan tiga anaknya masih dalam pencarian intensif.

Cuaca ekstrem terutama gelombang besar, arus laut kuat, dan hujan lebat menjadi kendala utama tim SAR dalam operasi mereka.

Tim penyelamat telah menemukan sejumlah serpihan kapal dan barang-barang milik korban di laut, tetapi hingga Minggu sore (28/12/2025), keempat korban tersebut belum ditemukan.

Menurut pernyataan resmi tim SAR, pencarian akan tetap dilanjutkan selama beberapa hari ke depan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk kapal RIB, polisi laut, angkatan laut, serta bantuan dari nelayan lokal.

Upaya ini difokuskan menyisir area hingga beberapa mil dari lokasi kejadian awal.

Komunitas sepak bola internasional merasakan dampak tragedi ini. Klub asal Spanyol seperti Valencia CF bahkan telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, dan beberapa klub besar lainnya ikut berbagi duka atas kejadian tersebut.

Insiden ini sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan wisata laut di kawasan populer seperti Labuan Bajo, apalagi terjadi di tengah musim liburan yang biasanya ramai oleh wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Pemerintah daerah bersama otoritas pelabuhan dan pengelola wisata laut diminta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan kapal wisata di Labuan Bajo.

Musibah ini menjadi pengingat pentingnya pengecekan kelayakan kapal serta pemantauan cuaca sebelum pelayaran dilakukan.

Di tengah duka yang mendalam, keluarga korban berharap pencarian dapat membuahkan hasil secepat mungkin.

Tim SAR menyatakan operasi akan terus dilanjutkan selama kondisi memungkinkan. Publik juga diimbau tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang. (ones-mg-PNM/kid)

Editor : Nur Wachid
#labuan bajo #pelatih sepak bola Spanyol