Jawa Pos Radar Lawu - Insiden serius terjadi saat mobil Brimob tabrak fuso di jalan menurun wilayah Pesisir Barat, Lampung.
Setelah menabrak truk besar tersebut, kendaraan kemudian terjun ke jurang sedalam puluhan meter.
Sopir selamat namun mengalami kerusakan berat serta dihimbau oleh pihak berwenang segera dibawa ke rumah sakit.
Penyidikan oleh pihak kepolisian kini berjalan untuk mengungkap faktor penyebab kecelakaan.
Fakta Utama
Sebuah mobil randu-rlap milik Brimob Polri terjun ke dalam jurang sedalam sekitar 30 meter di Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Minggu (23 November 2025) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh sopir dari pihak ekspedisi, bukan anggota Brimob, yang saat itu mengangkut kendaraan pengadaan ke Bengkulu.
Pada rute menurun, mobil dilaporkan hilang kendali setelah sempat menyerempet sebuah truk fuso yang sedang berhenti, lalu terjun ke jurang.
Sopir selamat dan mengalami luka ringan, namun kondisi mobil rusak berat. Proses penyelidikan atas penyebab pasti kecelakaan sedang berlangsung.
Kronologi dan Kondisi TKP
Peristiwa terjadi di jalan menurun di Tebing Batu Manula atau wilayah Kabupaten Pesisir Barat, tepatnya di perkiraan tebing dengan kondisi turunan tajam.
Mobil randu-rlap milik Brimob yang dalam perjalanan ke Bengkulu mulai kehilangan kendali, sempat menabrak truk fuso yang berhenti di pinggir jalan utama tersebut.
Setelah tabrakan, kendaraan kemudian terjun ke dalam jurang dengan kedalaman antara 30 hingga 50 meter menurut berbagai laporan.
Pihak kepolisian setempat (Polda Lampung) melalui Kabidhumas Kombes Yuni Iswandari mengonfirmasi kecelakaan tunggal tersebut dan menyebut kendaraan dioperasikan oleh expedisi, bukan anggota Brimob.
Analisis dan Dugaan Penyebab
Berdasarkan keterangan awal, dugaan penyebab kecelakaan meliputi turunan tajam dan kehilangan rem atau kehilangan kendali kendaraan di jalan menurun.
Faktor mengalami perjalanan jauh dan kondisi kendaraan yang mengangkut muatan operasional menjadi sorotan, meskipun belum ada konfirmasi resmi tentang rem blong atau kerusakan teknis lainnya.
Penyelidikan akan mengevaluasi rekaman jalan, kondisi kendaraan, status pengemudi, dan kondisi jalan di lokasi agar diketahui faktor penyebab secara pasti.
Dampak dan Tindak Lanjut
Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, insiden ini menjadi perhatian publik dan instansi keamanan terkait terutama terkait pengangkutan kendaraan operasional melalui medan berisiko.
Pihak kepolisian meminta agar pengangkutan kendaraan dinas ke daerah terpencil atau melalui rute menurun dilakukan dengan protokol keselamatan ekstra, termasuk pengecekan teknis dan pengemudi terlatih.
Media dan warga setempat mengunggah video dan foto kejadian ke media sosial, sehingga meningkatnya kesadaran akan kondisi jalan berbahaya di kawasan tersebut dan pentingnya kontrol armada dinas.
Kesimpulan
Kecelakaan mobil Brimob yang terjun ke jurang di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menunjukkan betapa rentannya kendaraan operasional pemerintah saat melewati rute menurun dan berbahaya.
Baca Juga: Pengumuman UMP 2026 Ditunda, Kenapa? Pemerintah Siapkan Formula Baru Pengupahan
Dengan dugaan awal tabrakan dengan fuso dan kehilangan kendali, insiden ini membuka perlunya evaluasi jalur transportasi kendaraan dinas, pemeliharaan teknis, dan kesiapan pengemudi.
Meskipun sopir selamat, kerugian material dan potensi risiko lebih besar harus menjadi pelajaran untuk memperkuat protokol keselamatan armada di daerah-daerah rawan. (ghiska-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid