Jawa Pos Radar Lawu - Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang dinilai sangat melecehkan nilai-nilai keagamaan.
Dalam rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu, seorang wanita yang identitasnya belum diketahui terlihat tanpa busana dan hanya mengenakan hijab di bagian kepala, sambil memperlihatkan mushaf Al-Qur’an.
Aksinya semakin memicu kemarahan publik karena ia juga meludahi mushaf dan mengucapkan perkataan tidak pantas.
Video tersebut pertama kali ramai setelah diunggah oleh akun X (Twitter) @dhemit_is_back, yang meminta aparat keamanan segera turun tangan karena khawatir unggahan itu memancing kemarahan massa.
Tidak butuh waktu lama, unggahan tersebut langsung viral, disebarkan ribuan kali, dan menuai kecaman dari warganet.
Berbagai akun publik figur, aktivis, hingga masyarakat umum mengecam tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk penistaan agama yang sangat keterlaluan.
Tagar berisi desakan kepada pihak kepolisian pun bermunculan, menuntut identitas wanita itu segera diungkap dan proses hukum ditegakkan.
Sejumlah pengguna media sosial menilai kasus ini tidak bisa dianggap remeh karena dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang sensitif terhadap isu agama. Mereka berharap aparat bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan sebelum situasi berubah menjadi lebih panas.
Hingga berita ini ditayangkan, polisi belum memberikan pernyataan resmi mengenai lokasi perekaman maupun identitas pelaku.
Namun derasnya tekanan publik membuat kasus ini diperkirakan segera mendapat perhatian khusus dari aparat penegak hukum.
Warganet berharap kepolisian bertindak cepat untuk meredam kegaduhan dan memberikan kepastian hukum atas tindakan yang dinilai sangat mencederai perasaan umat Muslim tersebut. (hamid-mg-uinpo/kid)
Editor : Nur Wachid