Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Rafflesia Hasseltii Mekar Setelah 13 Tahun Dicari, Momen Haru Peneliti Viral di Media Sosial

Nur Wachid • Senin, 24 November 2025 | 21:15 WIB
13 tahun lamanya akhirnya para peneliti menemukan bunga Rafflesia Hasselti yang tengah mekar.
13 tahun lamanya akhirnya para peneliti menemukan bunga Rafflesia Hasselti yang tengah mekar.

Jawa Pos Radar Lawu — Dunia botani Indonesia kembali menjadi sorotan setelah momen langka mekarnya Rafflesia hasseltii berhasil terdokumentasi dan viral di berbagai platform media sosial.

Bunga raksasa yang dikenal sebagai “Si Muka Harimau” itu mekar di kawasan hutan Hiring Batang Somi, Kecamatan Sumpur Kudus, Sumatera Barat, pada 18 November 2025, dan disaksikan langsung oleh tim peneliti internasional bersama pegiat konservasi lokal.

Penemuan ini menjadi sangat istimewa karena proses pencariannya memakan waktu 13 tahun.

Adalah Septian “Deki” Andriki, pemandu lokal sekaligus pegiat konservasi, yang sejak 2007 berupaya menemukan bunga tersebut dalam kondisi mekar. Selama bertahun-tahun ia hanya menemukan kuncup, bunga gagal mekar, hingga bonggol parasit yang tidak berkembang.

Namun penantian panjang itu terbayar lunas ketika pada malam hari di hutan lebat, kelopak Rafflesia hasseltii perlahan membuka sempurna.

Momen tersebut direkam langsung oleh tim dari Oxford University dan langsung menyebar luas karena reaksi haru sang peneliti.

Dalam video yang viral, Deki terlihat menahan tangis sambil menyentuh kelopak bunga raksasa itu. Suaranya bergetar ketika ia berkata, “Selama 13 tahun… akhirnya.” Emosi yang pecah itu menjadi simbol dari perjuangan panjang di tengah hutan tropis, seringkali dengan medan ekstrem dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Ketua tim ekspedisi, Dr. Chris Thorogood, juga menyebut pengalaman tersebut sebagai momen yang “lain dunia” sangat langka, bahkan bagi seorang ahli Rafflesia sekalipun.

Ia mengatakan bahwa hanya sedikit orang di dunia yang pernah menyaksikan Rafflesia hasseltii mekar langsung, karena siklus mekarnya sangat singkat dan tidak dapat diprediksi.

Tim peneliti harus menempuh perjalanan panjang melalui jalur hutan terpencil yang dikenal sebagai habitat harimau Sumatra.

Tantangan medan, jarak tempuh, serta risiko satwa liar membuat keberhasilan ini semakin bermakna. Tidak heran bila suasana di lokasi berubah penuh haru ketika bunga itu akhirnya terlihat mekar sempurna.

Viralnya video ini memicu banyak apresiasi dari masyarakat dan komunitas pecinta alam. Banyak yang menyebut bahwa momen tersebut menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kelestarian hutan Indonesia yang menyimpan kekayaan hayati luar biasa.

Rafflesia hasseltii sendiri merupakan salah satu dari hanya 14 spesies Rafflesia yang diketahui berada di Indonesia.

Keberhasilan ekspedisi ini tidak hanya menandai pencapaian ilmiah, tetapi juga menjadi gambaran ketekunan, kerja keras, dan cinta mendalam terhadap alam.

Para peneliti menyampaikan harapan agar temuan ini dapat memperkuat perhatian publik terhadap upaya konservasi dan perlindungan hutan tropis.

Dengan mekar yang hanya bertahan beberapa hari, dokumentasi ini menjadi bukti berharga bahwa keajaiban alam masih hidup dan dapat ditemukan oleh mereka yang sabar dan terus berjuang menjaganya. (hamid-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#Rafflesia hasseltii #peneliti indonesia #Rafflesia hasseltii di sumatra #Oxford Univercity #viral