Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Siswa SMPN 26 Palembang Ditemukan Tewas di Parit Belakang Sekolah, Polisi Sebut Diduga Terpeleset

Nur Wachid • Selasa, 18 November 2025 | 18:03 WIB
polisi tengah menyelidiki kasus tewasnya seorang bocah di parit sekolahan.
polisi tengah menyelidiki kasus tewasnya seorang bocah di parit sekolahan.

Jawa Pos Radar Lawu — Suasana SMP Negeri 26 Palembang mendadak berubah mencekam pada Kamis (6/11) setelah seorang siswa kelas VII berinisial INS ditemukan meninggal dunia di parit belakang sekolah. Penemuan itu sontak menghebohkan warga sekolah dan langsung viral di media sosial karena lokasi kejadian berada tepat di area belakang pagar sekolah yang jarang diawasi.

Korban ditemukan tergeletak dalam posisi telentang dengan wajah tergenang air. Saat ditemukan, ia masih mengenakan seragam putih-biru, namun tidak memakai sepatu maupun kaus kaki. Beberapa foto lokasi kejadian juga memperlihatkan parit cukup dalam dengan kondisi licin serta minim pembatas.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex Andriyan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban sebelumnya sempat keluar bersama tiga rekannya saat jam istirahat untuk menuju warung yang berada di belakang sekolah. “Saat kembali, korban mencoba melintasi parit. Dari keterangan teman-temannya, korban terpeleset dan kepalanya terbentur,” jelasnya.

Menurut pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Teman-teman korban bahkan sempat melihatnya berdiri kembali setelah jatuh, tetapi kemudian berjalan sempoyongan hingga akhirnya terjatuh lagi ke dalam parit. Diduga kuat korban kehilangan kesadaran setelah benturan.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga berupaya mengumpulkan rekaman CCTV dari area sekitar sekolah untuk memastikan kronologi lengkap. “Kami tetap mendalami apakah ada unsur lain. Tapi sementara ini arahnya kecelakaan,” tambah Kompol Alex.

Di sisi lain, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi secara detail. Namun sejumlah orang tua siswa menyayangkan area belakang sekolah yang dinilai kurang aman, terlebih ada celah pagar yang memungkinkan siswa keluar masuk tanpa pengawasan.

Kasus ini memicu perhatian publik dan menuntut pihak sekolah memperketat pengawasan selama jam istirahat, terutama pada area-area non-ruang kelas yang rawan seperti parit belakang, lorong sempit, hingga celah pagar yang tidak tertutup dengan baik.

Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka, sementara keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tragis ini.

Peristiwa yang viral ini menjadi pengingat bahwa keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama, dan lingkungan sekolah perlu benar-benar dipastikan bebas dari potensi bahaya. (hamid-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#Siswa SMPN26 Palembang #SMPN 26 Palembang #tewas di parit #palembang #viral #SMPN 26