Jawa Pos Radar Lawu - Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Artis sekaligus presenter Olla Ramlan tengah berduka atas kepergian sang ibu tercinta, Tis’ah Djahri, yang meninggal dunia pada Minggu (12/10/2025).
Momen perpisahan itu menyisakan kisah haru mendalam, terutama tentang peran besar sang ibu dalam membangun karier Olla sejak awal.
Ibu yang Jadi “Sponsor Utama”
Menurut manajer Olla, Alle, almarhumah Tis’ah bukan hanya sosok ibu penyayang, tetapi juga pendorong utama karier sang artis.
“Kalau dulu itu, Mama Tis’ah adalah sponsor utama alias yang bawa-bawa Mbak Olla buat syuting,” ujarnya usai pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Sejak usia remaja, Tis’ah aktif mengenalkan Olla ke dunia hiburan—dari photoshoot, casting, hingga peran figuran.
“Mama yang semangat banget daftarin ke majalah dan nganterin syuting. Beliau yang pertama kali lihat potensi Olla,” lanjut Alle.
Keluarga Ramlan yang Kompak
Tak hanya sang ibu, dukungan juga datang dari ayah Olla, Abah Ramlan, serta seluruh keluarga besar.
“Keluarga mereka solid banget. Meski beda ibu, tapi kedekatannya luar biasa, family oriented sekali,” jelas Alle.
Kekompakan inilah yang membuat Olla kuat meniti karier panjang di dunia entertainment hingga dikenal sebagai salah satu artis papan atas Indonesia.
Baca Juga: Heboh! Kenaikan Gaji PNS Sampai 12 Persen Mulai Bulan Ini, Cair! Bagaimana Nasib Pensiunan?
Tangis dan Kelelahan di Pemakaman
Kesedihan mendalam tampak saat prosesi pemakaman di Tanah Kusir. Olla beberapa kali jatuh pingsan karena kelelahan dan terpukul dengan kepergian sang ibunda.
“Sejak dari rumah duka, Mbak Olla sudah dua kali pingsan. Beliau juga baru pulang dari luar kota dan belum sempat istirahat,” tutur Alle.
Doa dan Dukungan Netizen
Unggahan duka Olla di Instagram langsung dibanjiri ribuan komentar dari penggemar dan rekan artis. Banyak yang ikut menangis membaca pesan haru Olla untuk ibunya.
“Siap-siap tisu, tulisan Olla bikin mewek banget,” tulis salah satu netizen.
Banyak pula yang mendoakan agar Olla diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi kehilangan besar ini. (kid)
Editor : Nur Wachid