Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Niat Mau Liburan Malah Diserang Dua Pria Mabuk di Cianjur, Viral di TikTok

Nur Wachid • Jumat, 3 Oktober 2025 | 01:57 WIB
unggahan tiktor radar cianjur yang memberitakan keluarga yang di serang ketika berlibur
unggahan tiktor radar cianjur yang memberitakan keluarga yang di serang ketika berlibur

Jawa Pos Radar Lawu – Sebuah video yang memperlihatkan aksi penyerangan terhadap satu keluarga wisatawan di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, mendadak viral di media sosial TikTok.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (27/9/2025) sore itu menuai kecaman publik, setelah korban menceritakan dugaan adanya intimidasi dari dua pria yang disebut-sebut dalam kondisi mabuk.

Korban bernama Enur (38) tengah melakukan perjalanan wisata bersama suami, dua anaknya yang masih kecil, adik berusia 14 tahun, dan orang tua berusia 58 tahun.

Saat rombongan melintas di jalan kawasan Naringgul, dua orang pengendara motor tiba-tiba menyalip dan menghentikan mobil keluarga tersebut.

Tidak hanya menghadang, salah satu pelaku disebut memukul bodi mobil serta mengancam suami korban dengan nada tinggi.

“Mereka bahkan bilang akan menunggu di bawah. Kami semua ketakutan, apalagi anak-anak di dalam mobil,” tutur Enur kepada Radar Cianjur.

Setelah sempat melanjutkan perjalanan, keluarga itu kembali dicegat sekitar 20 menit kemudian di lokasi jalan yang sepi.

Intimidasi berulang kali terjadi hingga membuat keluarga korban trauma mendalam. Korban menduga kedua pelaku dalam keadaan mabuk saat melakukan aksinya.

Rekaman insiden yang memperlihatkan kericuhan di jalan tersebut tersebar luas di media sosial, salah satunya melalui akun resmi Radar Cianjur.

Potongan video memperlihatkan suasana tegang saat keluarga korban dihampiri pelaku di tengah jalan.

Unggahan itu sontak memicu amarah warganet yang menilai tindakan tersebut tidak manusiawi dan merusak citra wisata di Cianjur.

Baca Juga: Menkes Tegaskan: 3 Sertifikasi Wajib bagi Dapur MBG untuk Cegah Keracunan Massal

Menanggapi kasus ini, Polres Cianjur menegaskan sudah menerima laporan dan melakukan penyelidikan.

Kapolres Cianjur memastikan pihaknya serius memberantas aksi premanisme di jalanan dan akan menindak tegas pelaku.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, apalagi sampai mengancam keselamatan keluarga wisatawan,” ujar pihak kepolisian dalam keterangan resmi.

Polsek Naringgul juga sempat mengerahkan personel untuk mengawal perjalanan korban hingga keluar dari wilayah rawan guna menjamin keamanan.

Kasus ini turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Cianjur. Bupati bahkan turun tangan menjemput oknum yang diduga terlibat agar proses hukum bisa berjalan transparan.

“Kami ingin memastikan wisatawan merasa aman ketika berkunjung ke Cianjur. Kasus ini tidak boleh terulang,” ucap pejabat daerah setempat.

Meski sudah selamat, keluarga korban mengaku masih diliputi rasa takut. Anak-anak mereka disebut masih syok dan enggan bepergian jauh setelah kejadian.

“Saya berharap pelaku benar-benar diproses hukum, supaya tidak ada lagi korban lain,” ujar Enur. (hamid-mg-uinpo/kid)

 

Editor : Nur Wachid
#cianjur #pemuda mabuk #liburan #Diserang #viral