Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan aksi dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan bernama Zahrial viral di media sosial.
Terduga pelaku adalah RD, seorang mantan anggota DPRD Pesawaran, Lampung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam, 9 September 2025, sekitar pukul 20.20 WIB di Kecamatan Way Lima.
Dalam video yang diunggah akun resmi Radar Cianjur, tampak jelas seorang pria berbaju putih dan mengenakan topi masuk ke rumah korban dan langsung memukul Zahrial yang tengah duduk di kursi ruang tamu.
Tak hanya memukul, pelaku juga terlihat meludahi korban.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan korban, RD mendatangi rumahnya, mengetuk pintu, lalu memanggil korban agar keluar.
Namun, karena merasa tidak nyaman, korban menolak dan meminta berbicara di dalam rumah.
Bukannya menuruti, RD justru masuk dan diduga melakukan kekerasan fisik terhadap Zahrial.
Aksi tersebut disaksikan langsung oleh adik korban yang saat itu berada di lokasi.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, Zahrial segera melapor ke Polres Pesawaran.
Berujung Laporan Polisi
Atas kejadian tersebut, korban resmi melaporkan RD ke pihak berwajib dengan tuduhan dugaan penganiayaan.
Laporan tersebut merujuk pada Pasal 351 dan/atau Pasal 352 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini, termasuk memeriksa rekaman CCTV sebagai alat bukti dan keterangan saksi.
Kecaman dari Warganet dan Seruan Penegakan Hukum
Insiden ini mendapat kecaman luas dari warganet. Banyak yang meminta aparat bertindak tegas agar tidak ada lagi kekerasan terhadap jurnalis di lapangan.
Tagar #AnakNegeriMenyaladan #TindakTegas sempat ramai di media sosial sebagai bentuk solidaritas terhadap korban. (kid)
Editor : Nur Wachid