Jawa Pos Radar Lawu – Sosok Adi Kusuma mendadak viral di media sosial setelah videonya tersebar luas.
Pria lulusan S1 Teknik Industri ini terekam sedang melipat kardus di pinggir jalan sembari berbicara fasih dalam bahasa Inggris.
Ia disebut-sebut sebagai pemulung yang tak gengsi bekerja demi menghidupi diri sendiri.
Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @larasaudio21 dan mendapat ratusan ribu likes serta puluhan ribu komentar.
Banyak warganet terharu dan salut atas sikap pantang menyerah Adi Kusuma.
Pernah Bekerja di Lima Perusahaan
Dalam pengakuannya yang dikutip dari Antaranews.com, Adi Kusuma menyebut dirinya pernah bekerja di lima perusahaan berbeda.
Namun, semua kontraknya tidak diperpanjang. Ia pun harus mencari cara untuk tetap bertahan hidup.
Akhirnya, jalan sebagai pemulung pun ditempuh. Adi mengumpulkan kardus bekas dari jalanan untuk dijual kembali.
Meski terkesan sepele, ia bisa memperoleh penghasilan antara Rp70 ribu hingga Rp150 ribu per hari.
Tak Malu Meski Bergelar Sarjana
Bagi Adi, gengsi bukanlah hal yang penting. Yang terpenting adalah tetap ada pemasukan untuk bisa makan dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Yang penting ada pemasukan untuk makan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” begitu kurang lebih pesan yang tersirat dalam narasinya.
Ia juga tidak merasa rendah diri meski bergelar sarjana.
Bahkan, kefasihannya berbicara bahasa Inggris membuat banyak netizen merasa takjub dan prihatin pada saat bersamaan.
Banyak yang merasa ia layak mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik.
Viral dan Tuai Simpati Publik
Kisah Adi Kusuma menuai reaksi beragam. Sebagian besar warganet memuji semangat dan keteguhan hatinya, meski tak sedikit pula yang merasa iba.
Beberapa bahkan menyuarakan harapan agar ada pihak yang membantunya mendapatkan pekerjaan yang lebih layak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
Hingga berita ini ditulis, video tersebut sudah ditonton ratusan ribu kali dan terus dibagikan di berbagai platform. (kid)
Editor : Nur Wachid