Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Bahaya Microsleep, Diva Siregar Kecelakaan di Tol Jagorawi, Mobil Terbalik lalu Ditabrak Truk

Nur Wachid • Senin, 9 Februari 2026 | 13:55 WIB
Aktris sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi KM 24 hingga mobilnya terbalik.
Aktris sinetron Diva Siregar mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi KM 24 hingga mobilnya terbalik.

Jawa Pos Radar Lawu – Kecelakaan tunggal yang dialami aktris sinetron Diva Siregar di ruas Tol Jagorawi kembali jadi sorotan publik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 7 Februari 2026, di KM 24.00 jalur A, wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Dalam insiden itu, mobil Honda City bernomor polisi B 2503 DVS yang dikemudikan Diva Siregar dilaporkan menabrak pembatas jalan hingga terbalik, bahkan kemudian kembali tertabrak truk boks dari arah belakang.

Polisi menduga penyebab awal kecelakaan ini adalah pengemudi mengantuk. Kondisi tersebut dalam dunia medis kerap dikaitkan dengan microsleep.

Kronologi Kecelakaan Diva Siregar di Tol Jagorawi

Pelaksana Tugas Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Arif Rahman, menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil melaju dari arah Jakarta menuju Bogor.

Ketika tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.

“Setelah menabrak pembatas, kendaraan terbalik dengan posisi keempat roda di atas,” ujar Arif, Minggu, 8 Februari 2026.

Situasi menjadi lebih parah karena sebuah truk boks bernomor polisi B 9897 SYO yang melaju dari belakang menabrak mobil tersebut.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Diva Siregar dan satu penumpang mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke RS Annisa Cibinong untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga: Berangkat Sekolah Motor Terjengkang di Jalan Berlubang, Pelajar Ini Tewas di Tempat!

Diva Siregar Jalani CT Scan, Kondisi Stabil

Usai kecelakaan, Diva Siregar menjalani serangkaian pemeriksaan medis, termasuk CT scan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi Diva relatif stabil dan sadar, meski mengalami nyeri akibat benturan.

Melalui media sosial, Diva mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi keselamatan.

Ia menyebut kejadian tersebut sebagai pengalaman mengejutkan, sekaligus pengingat pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalan tol.

Apa Itu Microsleep?

Microsleep adalah periode tertidur singkat yang berlangsung sangat cepat, biasanya hanya beberapa detik hingga maksimal sekitar 30 detik.

Meski hanya sebentar, microsleep sangat berbahaya jika terjadi saat melakukan aktivitas penting, seperti mengemudi.

Microsleep umumnya terjadi tanpa disadari.

Itulah yang membuat kondisi ini menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas paling fatal, karena pengemudi bisa “hilang kendali” walau hanya dalam hitungan detik.

Microsleep Beda dengan Micronap

Microsleep berbeda dengan micronap.

Baca Juga: Fakta Video CCTV Pria Diduga Gotong Mayat di Jakbar, Ternyata Isinya Biawak Hidup

Micronap dikenal sebagai power nap, yaitu tidur singkat sekitar 20–30 menit yang memang dilakukan secara sengaja untuk memulihkan energi.

Sedangkan microsleep sering terjadi spontan, tanpa disadari, di tengah aktivitas seperti berkendara, membaca, menonton TV, hingga mengikuti rapat.

Tanda-tanda Microsleep yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa tanda microsleep yang biasanya muncul sebelum seseorang benar-benar tertidur sejenak.

Beberapa tanda awal yang perlu diwaspadai antara lain mata terasa berat hingga sulit dibuka.

Lalu menguap berlebihan, berkedip perlahan atau terus-menerus agar tetap terjaga.

Tanda lainnya adalah tidak bisa mengingat kejadian 1–2 menit terakhir, sulit memahami informasi yang disampaikan orang lain, hingga kepala tiba-tiba tunduk ke depan.

Selain itu, jika seseorang mulai “berusaha keras” agar tetap terjaga, misalnya membuka jendela mobil, memutar musik keras, atau menggoyang-goyangkan badan, itu juga bisa menjadi sinyal bahwa otak sedang memasuki fase microsleep.

Mengapa Microsleep Berbahaya Saat Mengemudi?

Jika microsleep terjadi di rumah saat menonton TV atau membaca buku, risikonya tidak terlalu besar.

Namun saat terjadi di jalan, terutama di jalan tol, microsleep bisa menjadi ancaman serius.

Dalam hitungan detik, mobil bisa keluar jalur, menabrak pembatas, menabrak kendaraan lain, hingga terguling.

Baca Juga: Fotografi Indonesia Mendunia! Karya Hengki Koentjoro Tampil di Xposure International Photography Festival 2026 Uni Emirat Arab

Kondisi ini diduga menjadi salah satu faktor yang berperan dalam kecelakaan Diva Siregar, mengingat polisi menyebut pengemudi diduga mengantuk.

Penyebab Microsleep: Bukan Sekadar Kurang Tidur

Kurang tidur dan kelelahan adalah penyebab utama microsleep.

Namun, kondisi ini juga bisa dipicu faktor lain, seperti konsumsi alkohol.

Kemudian konsumsi obat yang memicu rasa kantuk, seperti obat antialergi atau obat tidur.

Selain itu, kerja shift malam atau kebiasaan sering lembur juga membuat risiko microsleep meningkat.

Beberapa kondisi kesehatan juga bisa menjadi pemicu, misalnya sleep apnea, insomnia, atau narkolepsi.

Microsleep juga bisa berkaitan dengan obesitas, depresi, gangguan kecemasan, hingga bipolar.

Tips Menghindari Microsleep Saat Berkendara

Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan agar microsleep tidak terjadi, terutama saat mengemudi.

Langkah paling utama adalah berhenti dan istirahat ketika mengantuk.

Jika sedang berkendara, pengemudi disarankan menepi di tempat aman dan tidur sejenak untuk menyegarkan tubuh.

Selain itu, sebaiknya hindari berkendara jika kurang tidur pada malam sebelumnya.

Baca Juga: Honda Vario 160 vs Yamaha NMAX 155: Duel Skutik Sporty vs Maxi Premium, Mana Paling Layak Dibeli Tahun Ini?

Jika terpaksa, pengemudi dianjurkan tidur singkat sekitar 20 menit sebelum melanjutkan perjalanan.

Cara lain yang juga penting adalah memastikan tidur cukup dan berkualitas, idealnya 7–8 jam per malam.

Kebiasaan tidur yang teratur, menghindari kafein dan alkohol menjelang tidur, serta mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur juga membantu kualitas istirahat.

Polisi Ingatkan Pengendara Jangan Memaksakan Diri

Polisi juga mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk, terutama di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

Kecelakaan Diva Siregar di Tol Jagorawi menjadi contoh nyata bahwa hilangnya konsentrasi sesaat dapat berujung fatal.

Meski Diva selamat, kejadian ini menjadi alarm keras bagi pengendara untuk mengenali tanda microsleep dan tidak menyepelekan rasa kantuk saat berada di balik kemudi.

Editor : Nur Wachid
#Diva Siregar #microsleep #kecelakaan #tol jagorawi