Wuku sebagai Warisan Budaya Jawa, Ini Daftar Lengkapnya Sepanjang 1999

Deni Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:07 WIB
Ilustrasi wuku sepanjang 1991.
Ilustrasi wuku sepanjang 1991.

Jawa Pos Radar Lawu - Setiap kelahiran, punya satu wuku yang menyertai. Ini merujuk kalender Jawa siklus Pawukon. Yaitu, sistem penanggalan tradisional yang terdiri atas 30 wuku.

Setiap wuku berlangsung selama tujuh hari. Dengan kata lain, seluruh siklus berulang setiap 210 hari.

Karena itu, dalam satu tahun Masehi beberapa wuku akan muncul sebanyak dua kali. Sistem ini tetap digunakan dalam budaya Jawa dan Bali sebagai bagian dari tradisi.

Serupa weton, yang digunakan untuk memahami siklus waktu, serta melestarikan warisan budaya.

Berbeda dengan kalender Masehi, pergantian wuku tidak selalu bertepatan dengan pergantian bulan.

Baca Juga: Ini Bagi yang Ingin Ngugemi Budaya Jawa, Daftar Wuku 1998 Lengkap, Berlangsung Sepanjang Tahun

Oleh sebab itu, seseorang tidak dapat mengetahui wukunya hanya berdasarkan tahun lahir. Melainkan, harus mengetahui tanggal lahir secara lengkap.

Daftar Wuku Sepanjang 1999

Periode
1999
Wuku
1–2 Januari Marakeh
3–9 Januari Tambir
10–16 Januari Medangkungan
17–23 Januari Maktal
24–30 Januari Wuye
31 Januari–6 Februari Manahil
7–13 Februari Prangbakat
14–20 Februari Bala
21–27 Februari Wugu
28 Februari–6 Maret Wayang
7–13 Maret Kulawu
14–20 Maret Dukut
21–27 Maret Watugunung
28 Maret–3 April Sinta
4–10 April Landep
11–17 April Wukir
18–24 April Kurantil
25 April–1 Mei Tolu
2–8 Mei Gumbreg
9–15 Mei Wariga
16–22 Mei Warigagung
23–29 Mei Julungwangi
30 Mei–5 Juni Sungsang
6–12 Juni Galungan
13–19 Juni Kuningan
20–26 Juni Langkir
27 Juni–3 Juli Mandasiya
4–10 Juli Julungpujut
11–17 Juli Pahang
18–24 Juli Kuruwelut
25–31 Juli Marakeh
1–7 Agustus Tambir
8–14 Agustus Medangkungan
15–21 Agustus Maktal
22–28 Agustus Wuye
29 Agustus–4 September Manahil
5–11 September Prangbakat
12–18 September Bala
19–25 September Wugu
26 September–2 Oktober Wayang
3–9 Oktober Kulawu
10–16 Oktober Dukut
17–23 Oktober Watugunung
24–30 Oktober Sinta
31 Oktober–6 November Landep
7–13 November Wukir
14–20 November Kurantil
21–27 November Tolu
28 November–4 Desember Gumbreg
5–11 Desember Wariga
12–18 Desember Warigagung
19–25 Desember Julungwangi
26 Desember 1999–1 Januari 2000 Sungsang

Siklus Wuku Sepanjang 1999

Di tahun ini, wuku diawali dengan Wuku Marakeh sebagai lanjutan siklus dari akhir 1998. Kemudian, berputar hingga kembali memasuki Sungsang di penghujung tahun.

Pola ini menunjukkan bahwa Pawukon tidak mengikuti awal maupun akhir tahun Masehi, melainkan berjalan terus dalam siklus tetap selama 210 hari.

Wuku sebagai Warisan Budaya Jawa

Dalam tradisi Jawa, setiap wuku memiliki simbol, kisah, dan nilai filosofis yang berbeda. Ada wuku yang melambangkan kebijaksanaan, kepemimpinan, ketekunan, keharmonisan, hingga kewaspadaan.

Nilai-nilai tersebut diwariskan melalui Primbon dan tradisi lisan sebagai pedoman etika, bukan sebagai kepastian mengenai nasib seseorang.

Hingga kini, sistem Pawukon tetap menjadi salah satu kekayaan budaya Nusantara.

Baca Juga: Kamis Pon, Weton Jawa dengan Energi Positif-Negatif, Nilai Neptu 15

Selain dimanfaatkan untuk mengetahui weton dan hari tradisional, siklus wuku juga menjadi bukti kecanggihan sistem penanggalan Jawa.

Sebuah sistem yang telah bertahan selama berabad-abad dan masih dipelajari sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. (den)

Editor : Deni Kurniawan
WUKU 1999 weton budaya jawa kelahiran