Ini Bagi yang Ingin Ngugemi Budaya Jawa, Daftar Wuku 1998 Lengkap, Berlangsung Sepanjang Tahun

Deni Kurniawan • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 16:47 WIB
Ilustrasi wuku yang berlangsung sepanjang 1998.
Ilustrasi wuku yang berlangsung sepanjang 1998.

 

Jawa Pos Radar Lawu – Jangan sampai orang Jawa tak kenal dengan budaya sendiri. Ungkapan ini patut menggambarkan kondisi saat ini. Betapa tidak, banyak orang Jawa yang tak tahu wuku miliknya sendiri.

Padahal, wuku merupakan salah satu budaya adiluhur milik orang Jawa. Ya, wuku dalam sistem pawukon. Yang mana, setiap manusia pasti punya wuku sendiri sesuai tanggal kelahiran masing-masing.

Sistem Pawukon merupakan salah satu warisan penting dalam penanggalan budaya Jawa. Jumlah totalnya 30 wuku. Masing-masing berlangsung selama tujuh hari. Satu putaran penuh berlangsung selama 210 hari. Dengan kata lain, sebagian wuku akan muncul sebanyak dua kali dalam satu tahun Masehi.

Budaya Jawa mngajarkan bahwa setiap wuku memiliki filosofi dan simbol kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun. Pun, dipahami sebagai bagian dari kekayaan budaya negeri ini.

Wuku mulai 1991 sampai 1997 telah diulas dalam artikel sebelumnya. Kali ini, akan disajikan daftar lengkap wuku yang berlangsung sepanjang 1998. Bagi yang lahir di tahun tersebut dan belum mengetahui apa wuku yang dimilik, silakan cek di sini!

Daftar Wuku 1998

Periode

Wuku

1–3 Januari

Wugu

4–10 Januari

Wayang

11–17 Januari

Kulawu

18–24 Januari

Dukut

25–31 Januari

Sinta

1–7 Februari

Sinta

8–14 Februari

Landep

15–21 Februari

Wukir

22–28 Februari

Kurantil

1–7 Maret

Tolu

8–14 Maret

Gumbreg

15–21 Maret

Wariga

22–28 Maret

Warigagung

29 Maret–4 April

Julungwangi

5–11 April

Sungsang

12–18 April

Galungan

19–25 April

Kuningan

26 April–2 Mei

Langkir

3–9 Mei

Mandasiya

10–16 Mei

Julungpujut

17–23 Mei

Pahang

24–30 Mei

Kuruwelut

31 Mei–6 Juni

Marakeh

7–13 Juni

Tambir

14–20 Juni

Medangkungan

21–27 Juni

Maktal

28 Juni–4 Juli

Wuye

5–11 Juli

Manahil

12–18 Juli

Prangbakat

19–25 Juli

Bala

26 Juli–1 Agustus

Wugu

2–8 Agustus

Wayang

9–15 Agustus

Kulawu

16–22 Agustus

Dukut

23–29 Agustus

Watugunung

30 Agustus–5 September

Sinta

6–12 September

Landep

13–19 September

Wukir

20–26 September

Kurantil

27 September–3 Oktober

Tolu

4–10 Oktober

Gumbreg

11–17 Oktober

Wariga

18–24 Oktober

Warigagung

25–31 Oktober

Julungwangi

1–7 November

Sungsang

8–14 November

Galungan

15–21 November

Kuningan

22–28 November

Langkir

29 November–5 Desember

Mandasiya

6–12 Desember

Julungpujut

13–19 Desember

Pahang

20–26 Desember

Kuruwelut

27 Desember 1998–2 Januari 1999

Marakeh

Baca Juga: Daftar Lengkap Wuku Sepanjang 1997, Setidaknya Ketahuilah Kelahiran Anda Berwuku Apa

Gambaran Siklus Wuku 1998

Diawali dengan Wuku Wugu, yang merupakan kelanjutan dari siklus akhir tahun 1997. Setelah melewati seluruh rangkaian hingga Watugunung, siklus kembali memasuki Sinta dan berlanjut sampai Marakeh pada penghujung tahun.

Makna Budaya Wuku

Bagi masyarakat Jawa, setiap wuku mengandung pesan moral dan nilai kehidupan, seperti kebijaksanaan, kerja keras, keteguhan hati, hingga keharmonisan dalam bermasyarakat.

Nilai-nilai tersebut dipandang sebagai pedoman refleksi diri. Ada juga yang menjadikannya sebagai bahan pertimbangan dalam suatu kondisi. Misal, menentukan hari pernikahan. Memang, nyaris serupa dengan weton.

Namun, antara weton dan wuku memiliki nilai masing-masing. Pun, punya porsi masing-masing bagi orang Jawa yang masih ngugemi dua sistem penanggalan tersebut. (den)

Editor : Deni Kurniawan
WUKU weton 1998 budaya jawa kelahiran