Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mengenal Black Sabbath: Kisah Kelam Para Pelopor Heavy Metal yang Mengguncang Dunia Musik Rock

Tory Andromeda • Kamis, 31 Juli 2025 | 04:25 WIB

 

 

Legenda Heavy Metal dari Birmingham yang mengubah wajah musik dunia selamanya!
Legenda Heavy Metal dari Birmingham yang mengubah wajah musik dunia selamanya!

Jawa Pos Radar Lawu - Ketika membahas sejarah musik keras, nama Black Sabbath selalu berada di garis depan.

Band asal Birmingham, Inggris, ini tak hanya menjadi pelopor musik heavy metal, tapi juga membuka jalan bagi ratusan band metal lain di dunia.

Gaya musik mereka yang gelap, berat, dan atmosferik menjadi ciri khas tak tergantikan dalam sejarah musik global.

Awal Mula dari Birmingham yang Suram

Terbentuk pada 1968 dengan formasi Ozzy Osbourne (vokal), Tony Iommi (gitar), Geezer Butler (bass), dan Bill Ward (drum), Black Sabbath awalnya bernama Earth. Mereka mengganti nama menjadi Black Sabbath setelah terinspirasi film horor tahun 1963. Lingkungan industrial yang keras di Birmingham menjadi latar yang membentuk musik mereka yang kelam dan intens.

Album Debut yang Menggebrak Dunia

Album pertama mereka, Black Sabbath, dirilis pada 13 Februari 1970, tepat di hari Jumat tanggal 13, pilihan yang menambah aura mistis album ini. Dengan efek hujan dan lonceng gereja, serta riff gitar ikonik, album ini langsung menciptakan genre baru: heavy metal. Walau awalnya dikritik, album ini justru disambut antusias oleh publik.

Tak lama kemudian, mereka merilis Paranoid, album yang melejitkan lagu seperti “Iron Man”, “War Pigs”, dan “Paranoid” menjadi anthem abadi bagi pencinta musik metal.

Era Keemasan dan Kejatuhan

Tahun 1970-an menjadi masa keemasan Black Sabbath. Album-album seperti Master of Reality, Vol. 4, dan Sabbath Bloody Sabbath memperkuat posisi mereka sebagai raja musik keras. Namun, ketenaran juga membawa masalah: penyalahgunaan narkoba dan konflik internal membuat formasi orisinal mulai retak.

Tahun 1979, Ozzy dikeluarkan dari band dan digantikan oleh Ronnie James Dio. Meski dengan vokalis baru, album Heaven and Hell (1980) tetap sukses dan membuka babak baru bagi Black Sabbath.

Pasang Surut dan Reuni

Sepanjang 1980-an hingga awal 2000-an, band ini mengalami banyak pergantian personel. Tony Iommi menjadi satu-satunya anggota asli yang terus bertahan. Meski sempat goyah, mereka tetap eksis dan merilis beberapa album, sambil mempertahankan basis penggemar yang loyal.

Tahun 2013 menjadi titik penting, ketika tiga anggota asli kembali merilis album 13. Album ini sukses besar dan menjadi persembahan terakhir mereka sebelum akhirnya mengakhiri karier melalui tur perpisahan bertajuk The End pada 2017.

Warisan Abadi dalam Dunia Musik

Black Sabbath bukan sekadar band. Mereka adalah arsitek utama heavy metal. Pengaruh mereka begitu luas, dari Metallica hingga Iron Maiden. Tony Iommi dijuluki sebagai bapak riff metal, sementara suara khas Ozzy menjadi ikon pop culture global.

Lebih dari 50 tahun setelah debutnya, Black Sabbath tetap relevan. Musik mereka terus menginspirasi generasi baru dan menjadi simbol perlawanan, kegelapan, dan kebebasan berekspresi dalam musik keras. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Ozzy Osbourne #band legendaris #black sabbath #Heavy Metal