Jawa Pos Radar Lawu - Di kalangan masyarakat Jawa dan Sumatera, waktu maghrib bukan hanya dikenal sebagai waktu salat dan berbuka puasa, tetapi juga dianggap sebagai waktu rawan gangguan makhluk halus.
Salah satu sosok yang paling ditakuti adalah Wewe Gombel, makhluk misterius yang diyakini bisa menculik anak-anak yang masih berkeliaran di luar rumah saat senja.
Apakah ini hanya sekadar mitos turun-temurun, atau memang ada pesan moral dan nilai spiritual di baliknya?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Baca Juga: Arti Mimpi Gigi Copot: Bukan Cuma Kematian, Ternyata Bisa Jadi Tanda Hoki!
Siapa Itu Wewe Gombel?
Wewe Gombel, atau disebut juga Kalong Wewe, adalah makhluk gaib berwujud menyeramkan:
- Berambut panjang
- Bermata putih menyala
- Bertubuh tinggi besar
- Sering digambarkan menyimpan anak-anak di balik rambut atau kainnya
Menurut cerita rakyat, Wewe Gombel tidak mencelakai anak-anak, tetapi menculik mereka jika dianggap terlantar atau tidak diperhatikan orang tuanya.
Namun, sosok ini tetap menakutkan dan sering digunakan sebagai peringatan agar anak-anak tidak keluar rumah saat maghrib.
Maghrib: Waktu Sakral dan Rentan Gangguan Gaib
Dalam budaya Jawa dan Islam, waktu senja menjelang malam dikenal sebagai saat ketika makhluk halus lebih aktif. Masyarakat percaya bahwa:
- Makhluk gaib seperti jin dan setan mulai berkeliaran mencari tempat tinggal
- Anak-anak yang berkeliaran di luar rumah akan lebih mudah digoda atau dibawa pergi
Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW:
"Jika malam mulai gelap (maghrib), tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran. Jika waktu isya telah berlalu, biarkanlah mereka."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Anjuran Rasulullah SAW saat Maghrib Tiba
Dalam Islam, waktu maghrib dianggap waktu penting untuk meningkatkan ibadah dan perlindungan diri, di antaranya:
- Menutup pintu dan jendela rumah menjelang malam
- Menutup makanan dan minuman agar tidak disentuh jin
- Mengajak anak-anak salat, mengaji, dan berdzikir
- Tidak membiarkan anak-anak bermain di luar rumah saat senja
Baca Juga: Apakah Benar Kejatuhan Cicak Itu Menjadi Pertanda Sial? Begini Penjelasan Lengkapnya!
Mitos atau Nasihat Bijak?
Meskipun kisah Wewe Gombel terdengar menyeramkan, sebagian orang meyakini bahwa tujuannya adalah edukatif, yaitu:
- Melatih disiplin waktu pada anak-anak
- Menjaga keselamatan dan spiritualitas keluarga
- Membentuk kebiasaan ibadah sejak dini
Budaya lokal dan ajaran agama ternyata berpadu dalam menyampaikan pesan moral yang penting: anak-anak harus dilindungi, terutama saat maghrib tiba. (fin)
Editor : AA Arsyadani