Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mitos atau Fakta: Potong Kuku di Malam Hari Bisa Datangkan Musibah? Ini Penjelasan dan Waktu Terbaik Menurut Ulama!

Sukma Maharani Putri • Senin, 30 Juni 2025 | 16:51 WIB
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya: apakah memotong kuku di malam hari diperbolehkan dalam Islam?.
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya: apakah memotong kuku di malam hari diperbolehkan dalam Islam?.

Jawa Pos Radar Lawu - Memotong kuku adalah salah satu bagian dari fitrah manusia yang dianjurkan dalam Islam.

Namun, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya: apakah memotong kuku di malam hari diperbolehkan dalam Islam? Apakah hal tersebut bisa membawa musibah, atau hanya mitos belaka?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini berdasarkan dalil agama dan pandangan para ulama.

Potong Kuku Termasuk Perkara Fitrah

Dalam Islam, memotong kuku bukan hanya perkara kebersihan, tetapi juga bagian dari sunnah yang menunjukkan kepatuhan terhadap fitrah manusia. Rasulullah SAW bersabda:

“Ada lima perkara yang termasuk fitrah: khitan, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan menggunting kumis.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya, memotong kuku adalah amalan sunnah yang dianjurkan untuk menjaga kebersihan dan kerapihan diri.

Bolehkah Potong Kuku di Malam Hari?

Secara hukum syariat, tidak ada larangan dalam Al-Qur’an maupun hadits yang melarang memotong kuku di malam hari. Artinya, memotong kuku pada malam hari tetap diperbolehkan dalam Islam.

Namun, ada pertimbangan non-agama yang membuat sebagian orang menyarankan untuk tidak melakukannya pada malam hari, yaitu karena minimnya pencahayaan.

Terutama di masa lalu, saat belum ada lampu seperti sekarang. Potong kuku malam-malam bisa menimbulkan risiko cedera, seperti jari teriris atau berdarah karena tidak terlihat jelas.

Baca Juga: Gugon Tuhon: Jangan Makan Langsung dari Cobek, Nanti Acara Nikahanmu Bisa Kehujanan!

Mitos: Potong Kuku Malam Hari Datangkan Musibah?

Dalam budaya masyarakat, ada kepercayaan bahwa memotong kuku saat malam hari bisa mengundang hal-hal buruk atau musibah. Padahal, jika dilihat dari segi agama, tidak ada dalil kuat yang mendukung kepercayaan ini.

Justru yang perlu diperhatikan adalah aspek kehati-hatian. Maka dari itu, jika memang harus memotong kuku di malam hari, pastikan pencahayaan memadai dan dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai diri sendiri.

Waktu Terbaik Memotong Kuku Menurut Ulama

Meskipun boleh dilakukan kapan saja, para ulama menganjurkan waktu-waktu tertentu yang disunnahkan untuk memotong kuku, yaitu:

Hal ini sesuai dengan penjelasan dalam kitab Hasyiyatul Jamal oleh Syaikh Sulaiman Al-Jamal:

“Disunahkan mencuci ujung-ujung jari setelah dipotong kukunya, karena ada yang mengatakan bahwa menggaruk-garuk sebelum dicuci dapat menyebabkan penyakit kusta. Waktu utama memotong kuku adalah hari Jumat, Kamis, atau Senin.”
(Hasyiyatul Jamal, Juz III, hlm. 361).

Tips Aman Memotong Kuku

Agar aktivitas memotong kuku tetap aman dan tidak menimbulkan risiko, sebaiknya lakukan di tempat terang, gunakan pemotong kuku yang bersih dan tajam
Cuci tangan dan kuku setelah dipotong, jangan memotong kuku terlalu dalam serta hindari memotong kuku saat tergesa-gesa atau kondisi tangan basah.

Potong kuku malam hari dalam Islam hukumnya boleh. Tidak ada dalil yang melarangnya secara khusus. Namun, berhati-hatilah terhadap kondisi sekitar, seperti pencahayaan dan keamanan, agar tidak terjadi cedera.

Lebih utama jika dilakukan pada waktu-waktu sunnah seperti hari Jumat, Kamis, atau Senin. Selain itu, selalu niatkan memotong kuku sebagai bentuk menjaga kebersihan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#tips perawatan tubuh #potong kuku #Potong Kuku Sesuai Ajaran islam