Jawa Pos Radar Lawu - Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton kelahiran diyakini membawa energi tertentu yang memengaruhi kepribadian, jalan hidup, hingga urusan asmara. Beberapa weton dipercaya memiliki “aura berat” dalam urusan jodoh, sehingga sering kali mengalami tantangan dalam menjalin hubungan.
Berikut ini 10 weton yang konon paling sulit menemukan pasangan menurut primbon Jawa, lengkap dengan alasan spiritual dan psikologisnya.
1. Senin Legi – Terlalu Mandiri & Kaku
Punya prinsip hidup yang kuat dan sulit berkompromi. Meski menarik, mereka sering menutup diri dari pasangan dan sulit membuka hati.
2. Sabtu Wage – Perfeksionis & Selektif
Terlalu idealis dalam memilih pasangan. Maunya yang sempurna, padahal jodoh itu tentang saling melengkapi.
3. Sabtu Legi – Blak-blakan & Keras Kepala
Gaya bicara yang terus terang bisa bikin pasangan tersinggung. Sering kali disalahpahami karena tak pandai meredam emosi.
4. Kamis Kliwon – Fokus Karier, Lupa Cinta
Disiplin dan ambisius, tapi kurang peka terhadap pasangan. Hubungan jadi dingin karena perhatian tak seimbang.
5. Rabu Legi – Kombinasi Neptu Kurang Serasi
Dalam hitungan primbon, weton ini sering tidak cocok dengan pasangan ber-neptu tinggi karena rawan konflik (petungan “tibo silit”).
6. Minggu Pahing – Terlalu Dominan
Karakter kuatnya bikin pasangan minder atau merasa tertekan. Hubungan pun jadi tidak sehat.
7. Selasa Pon – Mudah Cemburu & Emosional
Cinta besar, tapi curiga berlebihan. Ini bisa membuat pasangan merasa terkekang dan lelah secara emosional.
8. Jumat Kliwon – Kurang Konsisten
Meski memesona, weton ini kadang sulit setia dan sering ragu dengan komitmen. Akibatnya, banyak cinta yang gagal dipertahankan.
9. Rabu Pon – Terlalu Pendiam & Tertutup
Susah mengungkapkan perasaan, sehingga sering disalahpahami. Komunikasi yang buruk bikin jalinan cinta cepat renggang.
10. Kamis Wage – Masalah Finansial & Gaya Hidup Boros
Kurang pandai mengatur uang. Dalam budaya Jawa, ini bisa jadi penghalang jodoh karena dianggap membawa beban dalam rumah tangga. (fin)
Editor : AA Arsyadani